Libur Panjang, Kunjungan ke Mall Turun

Foto: ilustrasi

Foto: ilustrasi

Surabaya, Bhirawa
Berakhirnya libur panjang di minggu pertama Bulan Mei 2016, jumlah kunjungan masyarakat yang datang ke pusat perbelanjaan mengalami penurunan. Penyebab turunnya pengunjung pusat perbelanjaan karena libur panjang selama empat hari yang dimulai tanggal 4-8 Mei. Tetapi untuk kunjungan secara bulanan, terdapat kenaikan 20%.
Zainuri, Kepala Staf Operasional Pusat Perbelanjaan di ITC Mega Grosir mengungkapkan terdapat perbedaan di bandingkan tahun lalu. Kunjungan masyarakat ke ITC Mega grosir turun 30%, tetapi untuk target harian, jumlah pengunjung mengalami peningkatan 20%.
“Tahun lalu di Bulan Mei, Kenaikan Isa Al Masih jatuh pada hari Kamis tanggal 14 dan Isra Mi’raj jatuh pada Sabtu tanggal 16 artinya Hari Jumat masih ada hari aktif, untuk masyarakat kegiatan di pusat perbelanjaan. Tapi pada tahun ini liburnya tanggung renteng, sehingga kunjungan masyarakat turun secara keseluruhan,” ujarnya Minggu (8/5) kemarin.
Selain karena libur yang panjang, masyarakat lebih banyak yang menghabiskan waktu keluar kota. Karena bulan depan sudah memasuki Bulan Suci Ramadan, sehingga masyarakat tidak mau terbebani saat menjalankan ibadahnya.
“Paket wisata yang ditawarkan oleh biro perjalanan berpengaruh terhadap kunjungan masyarakat ke pusat perbelanjaan. Pilihan mereka lebih banyak menghabiskan waktu bersama keluarga keluar kota, karena Bulan Juni sudah tidak ada lagi libur panjang. Di tambah, masyarakat ingin ibadah pada Bulan Ramadan nanti bisa lebih khusyuk,” terangnya.
Sebagai pengelola pusat perbelanjaan, Zainuri beserta tim telah membuat program belanja yang menyenangkan. Dengan berbagai tawaran diskon yang yang menarik, agar jumlah masyarkat yang pergi keluar kota tidak terlalu banyak. Tapi kenyataannya berbeda, pilihan berlibur telah mengalahkan program dari pusat perbelanjaan.
“Jumlah transaksi dari tanggal 4-8 Mei 2016 mencapai Rp28 miliar. Jika di bandingkan hari biasa total transaksi bisa hanya sekitar Rp12-13 miliar dengan waktu selama lima hari. Kondisi ekonomi yang membaik, juga mendorong untuk memenuhi kebutuhan tersiernya,” tutupnya. [wil]

Tags: