Uji Kemampuan Atlet Jatim Jelang di PON XIX Jabar

Jatim akan menurunkan atlet Puslatda di Jatim Open. Namun ada delapan atlet yang absen karena bergabung di Pelatnas. [wawan triyanto/bhirawa]

Jatim akan menurunkan atlet Puslatda di Jatim Open. Namun ada delapan atlet yang absen karena bergabung di Pelatnas. [wawan triyanto/bhirawa]

Surabaya, Bhirawa
Ajang Kejuranas Atletik Jatim Open 14-16 April akan menjadi ajang uji kemampuan para atlet Jatim sebelum mereka turun di Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX Jabar 2016.
Menurut Pelatih Kepala Puslatda Jatim, Purwadi, event ini menjadi kesempatan bagi atlet Jatim untuk mengukur kemampuan berlomba dengan atlet nasional. Selain itu pihaknya telah menetapkan peak  peforma atlet dalam dua sesi, yakni, saat kejurnas Jatim Open dan di PON XIX/2016 Jabar. “Atlet harus tampil all out saat Jatim Open. Karena memang di kejuaraan kali ini kita akan jadikan sebagai puncak peforma atlet di tengah tahun pertama sebelum gelaran PON Jabar,” ujar Purwadi, kemarin (13/4).
Meskipun dituntut mengeluarkan kemampuan maksimal Purwadi mengaku tidak takut atletnya cedera. “Tidak semua atlet nantinya yang akan diturunkan pada Jatim Open. Karena ada beberapa yang absen karena ikut Pelatnas untuk persiapan kejuaraan internasional di Singapura pada 28 April mendatang,” lanjutnya.
Ada 8 atlet pulatda yang absen di Jatim Open. Mereka terdiri dari 5 atlet lompat indah dan 3 atlet lompat galah. Dari kedelapan atlet yang absen, sisa 22 atlet yang akan diturunkan pada Jatim Open nantinya. Terdiri dari 13 atlet putra dan 9 atlet putri.
“Kami akan turun di nomor lari 400 meter putra dan putri, lari 800 meter putra, lari 5 ribu meter putri, lompat jauh putri, 10 ribu jalan cepat putra dan putri, lompat jungkit putra, tolak lempar cakram putra dan putri, lari 110 gawang putra, serta lari 400 gawang putri,” jelasnya.
Namun para atlet puslatda Jatim ini tidak akan membawa panji KONI Jatim ketika Kejurnas Jatim Open nantinya. Mereka semua akan dikembalikan ke pengurus cabang PASI baik kabupaten atau kota masing-masing. “Kalau target juara umum, kita tidak bisa canangkan pada Jatim Open. Sebab atlet akan dikembalikan ke pengcab masing-masing, dan akan bersaing dengan beberapa atlet dari luar Jatim,” pungkasnya. [wwn]

Tags: