Sprindik Baru Siap Menanti Jika Praperadilan La Nyalla Dikabulkan

Kajati-Jatim-Elieser-Sahat-Maruli-Hutagalung-saat-memberikan-tanggapan-terkait-praperadilan-yang-diajukan-La-Nyalla-Mattalitti-Senin-[11/4].-[abednego/bhirawa].

Kajati-Jatim-Elieser-Sahat-Maruli-Hutagalung-saat-memberikan-tanggapan-terkait-praperadilan-yang-diajukan-La-Nyalla-Mattalitti-Senin-[11/4].-[abednego/bhirawa].

Kejati Jatim, Bhirawa
Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim Elieser Sahat Maruli Hutagalung menargetkan pekara dugaan korupsi pembelian IPO Bank Jatim sampai ke Pengadilan Tipikor dan menjadikan tersangka kasus ini, La Nyalla Mattalitti sebagai pesakitan.
Ditemui di Kantor Kejati Jatim, Senin (11/4), kepada wartawan Maruli mengharapkan Majelis Hakim Ferdinandus bisa bersikap adil pada praperadilan besok (hari ini). Jika memang Kejati Jatim kalah dalam praperadilan, Maruli memastikan akan mengeluarkan Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) baru atas kasus ini.
“Harapannya ya diputuskan secara adil. Jika kalah, saya akan keluarkan langsung sprindik baru dan menetapkan tersangka (La Nyalla, red) sebagai tersangka juga,” tegas Kajati Jatim Elieser Maruli Huatagalung, Senin (10/4).
Bahkan, Maruli tidak gentar jika sprindik baru lagi ini akan dipraperadilankan tersangka. “Tidak masalah, mau sampai kapan ? Apa sampai semua Hakimnya kebagian menyidangkan praperadilan La Nyalla,” ungkap Maruli.
Selain itu, Maruli mengaku pihaknya hanya ingin kasus hibah Kadin Jatim yang ditanganinya bisa didalami sampai ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi. Biarlah, kata dia, pengadilan yang memutuskan La Nyalla terbukti berbuat korupsi atau tidak. “Praperadilan itu kan Cuma mengulur-ulur agar perkara ini lama diperiksa. Salah atau benarnya, biar pengadilan yang memutuskan,” katanya.
Ditanya terkait keberadaan La Nyalla, Maruli menambahkan bahwa tersangka diketahui berada di Singapura. Untuk itu pihaknya melakukan pemblokiran atas rekening yang dimiliki tersangka. Bahkan, Kejaksaan bekerjasama dengan pihak Imigrasi untuk memblokir password milik La Nyalla Mattaliti.
“Dengan pemblokiran password milik tersangka, dia tidak bisa bergerak lagi. Kan sudah tidak punya password lagi,” terangnya.
Maruli juga meyakinkan, jika nanti tersangka ditangkap, maka pihaknya menyerahkan keputusan di pihak imgrasi. Namun, pihaknya menginginkan agar tersangka diserahkan dulu di Kejati Jatim, guna menjalani proses pemeriksaan sebagai tersangka.
“Yang jelas kami minta tersangka dibawa ke Indonesia, dan langsung di bawa ke Kantor Kejaksaan Tinggi Jawa Timur,” pungkasnya. [bed]

Tags: