Semburan Lumpur di Bojonegoro Rambah Waduk Pacal

Semburan lumpur Bojonegoro.

Semburan lumpur Bojonegoro.

Bojonegoro, Bhirawa
Semburan air bercampur lumpur yang muncul di empat lokasi sejak empat hari lalu di Desa Jari, Kecamatan Gondang Kabupaten Bojonegoro diketahui sudah masuk ke Waduk Pacal.
“Debit semburan air bercampur lumpur semakin membesar, dan akhirnya masuk ke Waduk Pacal,” kata Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Bojonegoro Sukirno di lokasi semburan, Minggu (10/4).
Dari hasil penelusuran yang dilakukan, katanya, semburan air bercampur lumpur itu, masuk ke Kali Keramat, yang muaranya di Kali Gondang, sebelum akhirnya masuk Waduk Pacal di Desa Kedungsumber, Kecamatan Temayang.
“Kali Keramat yang airnya jernih, sekarang  menjadi keruh, karena bercampur lumpur. Tapi kondisi air Kali Gondang masih jernih, karena Kali Gondang merupakan pertemuan antara Kali Keramat dan Kali Sengaten,” paparnya.
Sesuai perhitungan yang dilakukan, menurut dia, saat ini besarnya debit air yang keluar dari semburan di empat lokasi itu, sekitar 1 liter per detik. “Air yang keluar dari empat lokasi semburan sekitar 1 liter per detik, belum termasuk lumpurnya,” ucapnya.
Akibat semburan air bercampur lumpur, katanya, telah merusak tanaman padi di lahan persil petak 172 masuk Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bojonegoro, seluas 0,25 hektare, sehingga gagal paen.
Selain itu, lanjut dia, sekitar 150 petani yang menanam bawang merah seluas 50 hektare, pada Mei-Juni, di desa setempat terancam kesulitan air. Sebab, semburan air bercampur lumpur masuk ke Sungai Keramat, karena keruh tidak bisa dimanfaatkan. “Kalau kondisi air Kali Keramat masih keruh, maka petani bawang merah akan kesulitan memperoleh air untuk mengairi tanaman bawang merah,” ucapnya.
Kasi Trantib Kecamatan Gondang, Bojonegoro Eko Wage menambahkan sebelum muncul semburan di Desa Jari, telah terjadi gempa secara berturut-turun, dua bulan lalu. “Warga merasakan getaran gempat terus menerus beberapa kali selama dua pekan,” jelas dia.
Pengawas Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Bengawan Solo di Bojonegoro Jumain  membenarkan semburan air bercampur lumpur masuk ke Waduk Pacal melalui Sungai Gondang. Hanya saja, lanjut dia, jarak lokasi semburan air bercampur lumpur dengan Waduk Pacal di Desa Kedungsumber, Kecamatan Temayang sekitar 20 kilometer. “Saya belum tahu besarnya sedimen yang masuk ke Waduk Pacal,” tandasnya.  [bas]

Tags: