Sembilan PNS Berebut Kursi Sekwan dan Kadispartabud

Salah satu peserta tes, Imam Suryono, saat mempresentasikan ide dan gagasannya di depan Majelis Penguji.

Salah satu peserta tes, Imam Suryono, saat mempresentasikan ide dan gagasannya di depan Majelis Penguji.

Kota Batu, Bhirawa
Sebanyak 9 PNS mengikuti uji gagasan dan rekam jejak dalam rangka lelang jabatan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, dan Sekretaris DPRD, Senin (18/4) kemarin. Ujian ini sebagai tindak lanjut dari uji kelayakan dan kepatutan (Assessment Kompetensi) yang telah dilaksanakan di Balai Diklat Pemprov Jatim Surabaya, beberapa waktu lalu.
Dalam ujian kali ini ada 5 orang penguji yang merupakan Tim Seleksi dan Lelang Jabatan Pemkot Batu. Dua di antaranya adalah Sekda Kota Batu, Widodo, dan Kepala BKD Kota Batu, Ahmad Suparto. Adapun pelaksanaan ujian dilakukan di Ruang Rapat Sekda yang ada di Kantor Balaikota Among Tani Batu.
“Untuk tahap pertama, dilakukan uji gagasan dan rekam jejak untuk peserta lelang jabatan Sekretaris Dewan,” ujar Asisten Walikota Bidang Pemerintahan, Wiwik Sukeshi, Senin (18/4).
Diketahui peserta lelang untuk jabatan sekwan ini meliputi, Balok Yudhoyono yang saat ini menjabat sebagai Kabag Keuangan Sekwan DPRD, Imam Suryono pejabat Kabag Organisasi, Teguh Wijayanto pejabat Kabag Kesra, Hendri Suseno pejabat Sekretaris Dinas Pertanian dan Kehutanan, dan Mugiono pejabat Sekretaris Dishub.
Setelah break istirahat, ujian dilanjutkan untuk para peserta lelang jabatan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan. Di bidang ini ada 4 PNS yang menjadi peserta. Yaitu, Sinal Abidin yang saat ini menjabat sebagai Kabag Humas, Moch.Tavip pejabat Sekretaris Kantor Perumahan, Arsan Abdullah Lumbu pejabat Sekretaris Dispendukcapil, dan Robiq Yunianto pejabat Kepala Satpol PP.
Dalam ujian ini para peserta diminta untuk mempresentasikan ide dan gagasannya untuk memajukan SKPD yang akan dipimpin. Seperti presentasi yang disajikan Teguh Wijayanto. Ia membuat perencanaan peningkatan kerja di Sekretariat Dewan.
“Kita ingin pelayanan yang diberikan Dewan bisa lebih berkualitas. Karena selama ini pelayanan yang diberikan masih standar-standar saja (kualitasnya biasa-red). Saya ingin nantinya pelayanan di Dewan bisa di atas standar,”ujar Teguh.  [nas]

Tags: