PKL Pantai Boom Datangi Dishub Tuban

hud-Demo PKLTuban, Bhirawa
Kembali konflik para Pedagang Kaki Lima (PKL) terkait parkir kendaraan bus pariwisata Sunan Bonang dengan tempat parkir Pantai Boom dan tempat Parkir Kebonsari, Kota Tuban terus berlanjut. Kali ini, puluhan pedagang dan juga Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berada di jalan Yos Sudarso, kawasan Pantai Boom mendatangi kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tuban (12/4) menuntut agar  larangan parkir bus pariwisata di Boom untuk dicabut.
Lebih dari 30 pedagang yang biasa berjualan di kawasan pantai Boom Tuban beramai-ramai mendatangi kantor Dishub dan menilai kebijakan selama adanya larang dan pembatasan bus pariwisata masuk tempat parkir itu penghasilan mereka menjadi sepi.
“Kami datang kesini meminta kepada pemerintah untuk memperhatikan nasip kami sebagai rakyat kecil. Karena selama bus tidak boleh masuk, pembeli kami jadi sepi,” kata Titik Megawati, salah satu pedagang yang ada di kawasan Pantai Boom, Kabupaten Tuban itu.
Sepi dan menurunnya pendapatan mereka karena berkurangya pembeli di tempat parkir Boom itu sudah sejak sekitar satu bulan lebih. Pasalnya selama ini sudah dipasang rambu-rabu larangan kendaraan bus tidak boleh masuk kawasan tersebut. “Kita juga meminta supaya mobil rombongan yang parkir di kawasan sekitar alun-alun supaya ditertibkan. Dan diarahkan untuk masuk ke parkiran Boom,” terang Megawati.
Setelah para PKL di terima Kepala Dinas Perhubungan Tuban diampingi perwakilan dari pihak Kepolisian Polres Tuban disepakati untuk diagendakan pertemuan lagi dengan mendatangkan perwakilan dari tempat parkir Kebonsari. [hud]

Rate this article!
Tags: