Pemkot Blitar Bangkitkan Karakter Melalui Bazar Blitar Djadoel

Tampak-Wali-Kota-Blitar-Muh.-Samanhudi-Anwar-didampingi-Wakil-Wali-Kota-Blitar-Drs.-Santoso-M.Pd-saat-mengunjungi-stan-Bazaar-Blitar-Djadoel.  [Hartono/Bhirawa]

Tampak-Wali-Kota-Blitar-Muh.-Samanhudi-Anwar-didampingi-Wakil-Wali-Kota-Blitar-Drs.-Santoso-M.Pd-saat-mengunjungi-stan-Bazaar-Blitar-Djadoel. [Hartono/Bhirawa]

Kota Blitar, Bhirawa.
Semarak hari jadi Kota Blitar ke-110 semakin terasa saat dibukanya Bazar Blitar Jaman Dulu (Blitar Djadoel) VI, di Alun-alun Kota Blitar, Rabu (6/4) kemarin. Ribuan orang menikmati pesta rakyat bernuansa jaman dulu yang menurut rencana akan digelar sampai Minggu (10/4).  Tidak hanya menghibur bazar djadoel ini juga memberikan edukasi bagi masyarakat di Kota Blitar dan seluruh Jawa Timur. Pengunjung benar-benar terbawa dengan suasana romantisme dan nostalgia masa lalu.
Dalam bazar djadoel ini disuguhkan makanan olahan tradisional, kesenian tradisional djaman doeloe, benda – benda djaman dulu, handycraft zaman dulu, foto – foto jaman dulu, dan pentas musik djaman dulu. Ditampilkan pula lomba dongeng, lomba menyanyi djadoel, pesta kembang api, dan ditampilkan pitutur-pitutur luhur. Dalam bazaar djadoel peserta dapat masuk ke lokasi djadoel secara gratis tanpa dipungut biaya. Bahkan pengunjung berkesempatan mendapatkan hadiah melalui kupon undian.
Wali Kota Blitar, Samanhudi Anwar, mengatakan banyak nilai positif yang kita ambil dari pelaksanaan acara Blitar Djadoel ini. Termasuk upaya membangkitkan semangat kecintaan pada budaya asli dalam negeri sekaligus kearifan lokal. “Pakaian Jadul ini dipilih agar kita sebagai manusia Indonesia bangga dengan budaya bangsa kita sendiri. Warga Kota Blitar harus bangga dengan budayanya. Hal ini sejalan dengan pesan Bung Karno dalam tri sakti bahwa kita harus berkepribadian dalam kebudayaan”, kata Samanhudi.
Bazaar Blitar Djadoel juga merupakan wujud dari ekonomi kreatif seperti yang selama ini digaungkan oleh Pemerintah Kota Blitar. Dengan tidak meninggalkan konsep ekonomi kerakyatan, mulai tahun ini pola pembangunan ekonomi Kota Blitar kita arahkan pada pengembangan ekonomi kreatif. Ekonomi yang berbasis pada sumber daya dan kreativitas manusia. melalui momentum hari jadi ini digelorakan semangat ekonomi kreatif, semangat berpikir kreatif, dan semangat bertindak kreatif dalam arti yang positif dan mengarah pada peningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Saya mengajak seluruh komponen masyarakat Kota Blitar untuk selalu terus mengembangkan inovasi dan mencari terobosan baru untuk menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN dengan dibarengi perilaku yang mencerminkan karakter warga Kota Blitar yaitu rukun, berjiwa sosial, memiliki semangat nasionalisme, produktif, dan menjunjung tinggi norma-norma agama,”  pesan Wali Kota.
Melalui Bazar djadoel ini, lanjut Wali Kota, dirinya berharap dapat membangkitkan kembali semangat cinta budaya asli Indonesia, mempertahankan nilai positif tradisi dan budaya bangsa, sekaligus memperkuat karakter dan jati diri warga Kota Blitar. Di tengah serbuan budaya asing, kita ingin tampilkan kembali nilai-nilai kearifan lokal dan budaya kita yang adiluhung
Total peserta bazar djadoel tahun ini adalah 138 stand. Bazar Djadoel Ini Diikuti Oleh Semua SKPD Di Lingkungan Pemerintah Kota Blitar, Sekolah, BUMD, Ormas, Organisasi Perempuan, Perbankan, Pengrajin, Seniman, Dan Pengusaha. Hadir pula memeriahkan para peserta dari luar kota. “Bazar djadoel adalah wujud nyata dari semangat ekonomi kreatif. saya yakin efek ekonomi dari bazaar djadoel ini akan sangat besar. Selain itu, kegiatan ini dapat memperkuat ikatan persatuan kita sebagai  “Wong Blitar yang punya semboyan rukun agawe santoso,”  pungkas Wali Kota. Pada kegiatan ini juga diserahkan pemberian paket sembako gratis sejumlah 1000 paket kerjasama dengan Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia.   [htn.adv]

Tags: