Kejati Jatim Kembali Periksa Saksi Kasus IPO Bank Jatim

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Jatim Romy Arizyanto

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Jatim Romy Arizyanto

(Pemeriksaan Saksi Terkesan Tertutup)
Kejati Jatim, Bhirawa
Tidak ingin menyerah dengan pengusutan kasus dugaan korupsi dana hibah Pemprov Jatim untuk Kadin Jatim yang diperuntukkan guna pembelian Initial Public Offering (IPO) Bank Jatim. Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim kembali memeriksa saksi-saksi terkait kasus ini.
Sayangnya, pemeriksaan saksi-saksi yang dilakukan pada Jumat (15/4) lalu ini terkesan tertutup. Bahkan, saat dikonfirmasi Bhirawa, Minggu (17/4), Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Jatim Romy Arizyanto mengaku tidak mengetahui dimanakah pemeriksaan saksi terkait kasus IPO Bank Jatim ini dilakukan.
Begitu juga saat ditanya terkait siapa saja saksi yang diperiksa, Romy enggan merincikan saksi-saksi yang dipanggil penyidik. Sebab, para saksi terkait kasus IPO Bank Jatim telah meminta perlindungan kepada Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).
“Tidak bisa saya sebutin siapa saja saksinya. Yang jelas ada enam saksi, terdiri dari empat orang saksi kasus ini dan dua orang merupakan saksi ahli,” kata Kasi Penkum Kejati Jatim Romy Arizyanto kepada Bhirawa.
Dijelaskan Romy, semua saksi yang dipanggil masih sama dengan saksi-saksi yang dulu. Demi alasan keamanan, pihaknya tidak berani menyebutkan siapa saja saksinya. Diakui Romy, tempat pemeriskaan para saksi pun tidak diketahuinya.
“Saya tidak mengetahui mana saja saksinya. Yang pasti sebelum sholat dzuhur, saya mendapat info pemeriksaan sudah selesai,” ungkapnya.
Ditanya terkait materi pemeriksaan para saksi, pira asli Jambi ini mengaku masih sama dengan BAP yang lalu. Menyoal terkait pemanggilan tersangka La Nyalla Mattalitti apakah dilakukan dalam pekan ini, Romy enggan berspekulasi dengan hal ini. “Kalau orangnya ada (tersangka, red) ya pasti diperiksa,” singkat Romy.
Disinggung tentang beredar kabar di media sosial dan YouTube yang menyebut mantan Ketua Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia itu sudah ada di Indonesia. Bahkan pada website Wartakotalive.com itu mengatakan La Nyalla menggunakan baju hijau dan sandal tengah berbincang dengan seseorang di sebuah hotel di Kota Surabaya pada Jumat 15 April 2016 lalu. Romy mengaku tidak mengetahui pasti kabar tersebut.
“Tidak paham mas terkait video itu. Kan saya tidak tahu juga kapan video itu dibuat dan siapa orang yang ada dalam video, takutnya salah penafsiran,” ucap Romy.
Sebelumnya, Kejati Jatim kembali menetapkan Ketua Umum PSSI sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pembelian IPO Bank Jatim. Penetapan tersangka La Nyalla berdasarkan Surat Penetapan Tersangka berdasarkan : Kep-31/O.5/Fd.1/04/2016 tanggal 12 April 2016 tentang penyidikan perkara tindak pidana korupsi penyalahgunaan bantuan dana hibah yang diterima Kadin Jatim dari Biro Administrasi Perekonomian Setdaprov Jatim yang akan digunakan untuk pembelian IPO Bank Jatim pada 2012 atas nama tersangka H Ir La Nyalla M Mattalitti. Dan Surat Perintah Penyidikan Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur Nomor: Print-397/O.5/Fd.1/04/2016 12 April 2016. [bed]

Tags: