Bromo Menggeliat, Bandara Abd Saleh Kembali Ditutup

Aktivitas  vulkanik  Gunung Bromo kembali tinggi.

Aktivitas vulkanik Gunung Bromo kembali tinggi.

Malang, Bhirawa
Bandara Abd Saleh Malang ditutup kembali setelah beberapa bulan lalu juga sempat ditutup akibat terdampak aktivitas vulkanik Gunung Bromo yang membahayakan bagi penerbangan.
Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Bandara Abd Saleh Suharno mengatakan penutupan bandara dilakukan mulai Minggu (10/4 ) sekitar pukul 13.30 hingga Senin (11/4) pukul 09.00.
“Penutupan ini sesuai instruksi dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan RI. Mudah-mudahan saja besok (hari ini, red) aktivitas Bandara Abd Saleh dan penerbangan dapat kembali normal,” ujar Suharno, Minggu (10/4).
Akibat penutupan bandara tersebut, sejumlah jadwal penerbangan dialihkan, setidaknya ada empat penerbangan yang kemarin sore dialihkan ke Bandara Juanda. Keempat penerbangan yang dialihkan itu adalah Sriwijaya Air 2 fligth, Batik Air 1 flight, dan Wings Air 1 flight.
“Harapan kami besok pagi (Senin, 11/4) penerbangan bisa kembali normal dan tidak terganggu  lagi dengan abu vulkanik Gunung Bromo yang mengarah ke wilayah Malang, sehingga penerbangan juga tidak perlu dialihkan ke Juanda,” ucapnya.
Gunung Bromo kembali erupsi sejak 1 April 2016, namun statusnya masih level II (waspada). Aktivitas vulkanik Gunung Bromo dinaikkan dari level II (Waspada) menjadi level III (Siaga) sejak 4 Desember 2015 pukul 14.00  dan kembali turun ke level II (waspada) sejak 26 Februari 2016.

Penerbangan Dialihkan
Legal and Communications Head Bandara Internasional Juanda Surabaya Liza Anindya mengatakan dua penerbangan mengalami pengalihan pendaratan di Juanda sebagai imbas penutupan Bandara Abd Saleh Malang. Hingga kemarin sore masing-masing dari maskapai penerbangan Batik Air dan juga Sriwijaya Air mengalami pengalihan pendaratan.
“Dua penerbangan dengan tujuan Jakarta menuju ke Malang tersebut pendaratannya terpaksa dialihkan ke Juanda Surabaya akibat adanya penutupan bandara Abdul Rahman Saleh Malang,” katanya.
Ia mengemukakan, untuk selanjutnya penumpang yang sudah terlanjur turun di Bandara Internasional Juanda Surabaya tersebut akan diangkut menggunakan jalur darat menuju ke Malang.
“Kami sudah berkoordinasi dengan pihak maskapai penerbangan untuk mengangkut para penumpang yang tujuan Malang yang turun di Surabaya ini dengan menggunakan jalur darat,” katanya.
Ia mengatakan, adanya pengalihan penerbangan ini menurutnya masih belum mengganggu jadwal penerbangan yang ada di Bandara Internasional Juanda Surabaya ini.
“Sejauh ini, masih belum mengganggu jadwal penerbangan yang ada di Bandara Internasional Juanda karena penerbangan di Malang sendiri tidak begitu banyak,” katanya.
Ia mengatakan, sampai dengan saat ini pihaknya masih belum mengetahui secara pasti sampai kapan waktu pelaksanaan penutupan bandara akibat abu Gunung Bromo tersebut. [cyn,wil]

Tags: