Universitas Gresik Tak Takut Hadapi MEA

Prof Dr H.Sukiyat SH MSiGresik, Bhirawa
Untuk menghadapi berlakunya MEA (Masyarakat Ekonomi Asean) 2015. Universitas Gresik (UG) telah mengantisipasinya dengan cara membekali mahasiswanya dengan berbagai ilmu, sehingga alumnusnya siap menghadapi era persaingan global yang berlaku tahun 2015 mendatang.
Menurut Rektor Universitas Gresik (UG), Prof Dr H Sukiyat SH MSi usai wisuda sarjana ke XXIII di Graha Petro Gresik, Kamis (30/10) kemarin, salah satu aspek penting yang disiapkan dengan cepat dengan cara membekali Sumber Saya Manusia (SDM). Sebab SDM merupakan faktor penentu keberhasilan pembangunan. Karena tak lama lagi MEA yang mengintegrasikan semua bidang mulai dari ketenagakerjaan, investasi, produk, modal hingga jasa bebas masuk di kawasan Negara Asean.
Dengan tantangan pemberlakuan MEA 2015, sarjana bukan lagi menjadi sarjana kertas. Namun, mindsetnya perlu diubah agar mampu bersaing dengan tenaga kerja asing. Dan kelemahan sarjana Indonesia diantaranya kemampuan komunikasi bahasa inggrisnya kurang baik. ”Sehingga di UG kami sudah menyiapkan sarjana yang bernuansa skill dengan memiliki knowledge, dan sains serta mampu berbahasa inggris,” kata Sukiyat.
kedepan menghadapai tantangan itu, UG telah menyiapkan semua sarana dan prasarana untuk mengembangkan infrastruktur kampus hingga ke tenaga pendidik (dosen). Namun dalam menghadapi MEA 2015 tak menjadi ancaman. Karena dosen di UG akan ditambah pengetahuannya, melalui pertukaran tenaga pendidik dengan negara Thailand dan Korea Selatan,” ujarnya
Sukiyat menjelaskan, dalam wisuda ke XXIII ini UG mewisuda 302 sarjana. Dengan rincian fakultas hukum 18 orang, fakultas ekonomi 26 orang, fakultas teknik 14 orang, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pengetahuan (KIP) 57 orang, Fakultas Sastra 3 orang, fakultas ilmu kesehatan 19 orang, dan program pascasarjana 165 orang. [kim]

Keterangan Foto : Rektor Universitas Gresik (UG) Prof Dr H.Sukiyat SH MSi

Tags: