Tingkat Nasionalisme Pejabat PNS Kab Malang Rendah

7-foto C cyn-29-10-Foto Rendra KresnaKab Malang, Bhirawa
Memperingati Hari Sumpah Pemuda 10 November 2014 di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang, berjalan dengan khidmat. Meski upacara berjalan khidmat, namun Bupati Malang H Rendra Kresna dikecewakan oleh sejumlah anak buahnya atau pejabat PNS. Karena pejabat PNS tersebut telah meninggalkan lokasi upacara, sebelum acara berakhir.
Padahal, tegas Bupati Malang H Rendra Kresna, Selasa (28/10), seusai menjadi inspektur upacara (irup) Hari Sumpah Pemuda di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, para pejabat PNS tersebut duduk sebagai undangan, dan tidak kepanasan. “Tapi mereka justru terlebih dahulu meninggalkan acara yang belum selesai,” tuturnya.
Melihat fakta seperti itu, terang dia, mereka telah kehilangan rasa kebangsaan dan nasionalisme. Sehingga pejabat PNS tersbut patut dipertanyakan jiwa nasionalismenya. Mereka bisa menjadi pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang, salah satunya juga berkat perjuangan para pahlawan yang telah berjuang untuk kemerdekaan bangsa Indonesia ini. Rasa hormat pada para pahlawan harus perlu ditingkatkan, dan dirinya sangat prihatin dengan para pejabat PNS tersebut.
Selain para pejabat PNS Pemkab Malang yang kurang menghargai Hari Sumpah Pemuda, lanjut Rendra, dirinya juga melihat anggota DPRD Kabupaten Malang, malah justru duduk santai dan jauh dari tempat duduk tamu undangan. “Dan bahkan sejumlah orang bergerombol dan asyik ngobrol tanpa memperdulikan makna upacara Hari Sumpah Pemuda,” terangnya.
Menurut dia, seharusnya sebagai pimpinan mereka bisa memberikan keteladanan kepada anak buahnya. Dan jangan salahkan jika ditiru anak buahnya yang masih muda, karena untuk mengikuti upacara sampai selesai saja, tidak bisa. Meski dirinya tidak memberikan sanksi kepada pejabat PNS yang meninggalkan upacara, namun kami memberikan catatan pada mereka.
“Kami akan mempertimbangkan betul, jika mereka dipromosikan kembali menjadi pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Karena rasa kebangsaannya telah hilang terhadap bangsa ini. Dengan tidak menghormati kepada para pahlawan, secara otomatis mereka bisa dipastikan tingkat keloyalan terhadap pimpinan rendah,” tegas Rendra, dengan nada geram. [cyn]

Keterangan Foto  : Bupati Malang H Rendra Kresna saat membacakan Sumpah Pemuda dalam upacara Hari Sumpah Pemuda. [cyn/Bhirawa]

Tags: