Pemkot Madiun Anggarkan Rp 2,7 Miliar untuk Ambulans VIP

Foto: ilustrasi

Foto: ilustrasi

Kota Madiun, Bhirawa
Pemkot Madiun menganggarkan dana sebesar Rp 2,7 miliar dari APBD setempat pada tahun ini guna pengadaan sembilan unit kendaraan ambulans VIP sebagai penunjang layanan kesehatan warga kota.
“Sembilan unit ambulans tersebut untuk menyejahterakan warga Kota Madiun di bidang kesehatan. Kalau sembilan unit itu kurang, maka tahun depan akan dianggarkan lagi,” ujar Wali Kota Madiun Bambang Irianto kepada wartawan, Kamis (30/10).
Ia menjelaskan, harga masing-masing setiap unitnya mencapai Rp 300 juta. Ambulans tersebut bukan ambulans biasa namun ambulans VIP yang di dalamnya dilengkapi dengan peralatan medis untuk memberikan tindakan darurat.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Madiun dr  Agung Sulistya Wardani mengungkapkan, sembilan unit ambulans itu saat ini sudah mulai dioperasionalkan. “Enam unit di antaranya ditempatkan di enam Puskesmas dan tiga unit lainnya difungsikan sebagai Puskesmas keliling sekaligus peremajaan untuk ambulans lama,” kata Agung Sulistya.
Ia menjelaskan, penempatan enam unit ambulans itu meliputi satu unit ditempatkan di Puskesmas Oro-oro Ombo untuk memfasilitasi masyarakat yang berdomisili di Kelurahan Kanigoro, Klegen, Kartoharjo, dan Kelurahan Oro-oro Ombo. Satu unit ditempatkan di Puskesmas Patihan untuk memfasilitasi masyarakat di Kelurahan Pangongangan, Patihan, Sogaten, Ngegong, dan Madiun Lor. Satu unit di Puskesmas Demangan untuk memfasilitasi masyarakat di Kelurahan Josenan, Taman, Pandean, Kuncen, dan Demangan. Selanjutnya, satu unit di Puskesmas Manguharjo untuk memfasilitasi masyarakat di Kelurahan Nambangan Lor, Nambangan Kidul, Winongo, dan Manguharjo. Satu unit di Puskesmas Tawangrejo untuk memfasilitasi masyarakat di Kelurahan Kelun, Rejomulyo, Pilangbango, dan Tawangrejo. Serta satu unit lainnya di Puskesmas Banjarejo untuk memfasilitasi masyarakat di Kelurahan Mojorejo, Kejuron, Manisrejo, dan Kelurahan Banjarejo. “Penempatan ambulans di puskesmas itu untuk memudahkan akses masyarakat dalam mendapatkan pelayanan ambulans,” kata dia. [dar]

Tags: