Pemkab Kediri Segera Revisi Anggaran KPUD Rp46 M

KPUD KediriKabupaten Kediri, Bhirawa
Dengan  disahkanya Undang-undang Pilkada , alokasi anggaran Rp 46 Miliar, yang diperuntukan untuk Pemilihan Kepala  Daerah (Pilkada) Kabupaten Kediri dinilai mubazir. Untuk itu, DPRD Kabupaten Kediri, akan merevisi anggaran, yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja dan Daerah (APBD).
Hal ini diungkapkanWakil Ketua DPRD Kabupaten Kediri, Iskak Maulana,  jika undang-undang pemilihan kepala daerah yang baru telah berlaku, otomatis Pemerintah Kabupaten Kediri akan merevisi anggaran pilkada. “Anggaran Pilkada tidak langsung Kisaran Rp. 500 juta sampai Rp 1 miliar saja sudah cukup Buat apa lagi butuh dana besar,” kata dia, Selasa (30/9) usai pelantikan Pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Kediri.
Menurut Iskak, memang Pemerintah Kabupaten Kediri sudah mengalokasikan anggaran pemilihan kepala daerah sebesar Rp 30 miliar pada 2014 ini. Bahkan, dana tersebut  ditambah lagi sebesar Rp 16 miliar, dalam anggaran 2015. Kondisi itu, seiring berakhirnya masa jabatan Bupati Kediri Haryanti Sutrisno tahun depan.
Apabila pemilihan bupati dilakukan oleh anggota DPRD, lanjut Iskak, dana sebesar itu akan langsung dicoret dari APBD. Apalag,i saat ini KPUD masih belum melakukan tahapan pemilihan sehingga tidak mengganggu
agenda kerja komisioner. “Sudah pasti akan kami coret,” pungkasnya.
Sementara, Ketua Kabupaten Kediri, Sapta Andaruiswara, meminta,  DPRD tidak buru-buru mencoret anggaran pilkada. Sebab, saat ini masih ada upaya untuk mengajukan uji materi terhadap undang-undang tersebut, sehingga masih terbuka kemungkinan untuk dibatalkan. “Tunggu dulu prosesnya selesai,” ujar Sapta. [mb2]

Tags: