PASI Harapkan Satu Organisasi Olahraga Indonesia

Imam NahrawiJakarta, Bhirawa
Ketua Umum Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Mohammad Hasan mengharapkan hanya ada satu induk organisasi keolahragaan yang mengurusi cabang-cabang olahraga di Indonesia.
“Jangan ada organisasi seperti Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan Komite Olimpiade Indonesia (KOI). Itu kurang baik Pak Menteri. Organisasi itu, menurut saya, KONI saja, satu saja,” kata Hasan kepada Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi ketika berkunjung ke Stadion Madya Senaya Jakarta, Kamis.
Pria yang kerap disapa Bob Hasan itu mengatakan KOI merupakan perwakilan dari International Olympic Committee (IOC) yang bermarkas di Swiss dan organisasinya tidak harus ada di Indonesia.
“Saya dulu anggota IOC. Tugas saya ketika itu hanya menyalurkan dana-dana ke Indonesia untuk kepentingan IOC,” kata Bob Hasan.
Bob menjelaskan tugas pembinaan atlet telah dilakukan oleh masing-masing pengurus cabang olahraga selain pemerintah daerah yang mendukung tugas itu dengan menyediakan sarana dan prasarana.
Sementara itu Menpora Imam Nahrawi mengatakan persoalan antara KONI dan KOI hanya dapat diselesaikan dengan mengajak keduanya untuk duduk satu meja.
Selepas serah terima jabatan Menpora di Kementerian Pemuda dan Olahraga pada Rabu (29/10), Imam membawa permasalahan yang terjadi antara KONI dan KOI dalam rapat perdananya.
“Kami ingin melihat sejauh mana upaya yang telah dilakukan, termasuk bagaimana payung hukumnya. Itu sangat penting untuk perkembangan ke depan,” kata politikus Partai Kebangkitan Bangsa itu.
Imam juga meminta masukkan dari para pejabat dibawahnya yang selama ini telah mengupayakan penyelesaikan konflik yang terjadi pada dua lembaga olahraga Indonesia itu.
“Harapan publik terhadap perkembangan olahraga Indonesia sangat besar. Makanya, masalah yang ada harus segera diuraikan,” kata Imam. [ant.hel]

Tags: