Gubernur Optimistis RAPBD Jatim 2015 Disahkan 10 November

Pelantikan lima pimpinan DPRD Jatim periode 2014-2019 definitif di Gedung DPRD Jatim, Kamis (2/10).  Pelantikan dihadiri Gubernur Jatim  dan pejabat dari TNI, Polri, perwakilan negara sahabat hingga masyarakat sipil.

Pelantikan lima pimpinan DPRD Jatim periode 2014-2019 definitif di Gedung DPRD Jatim, Kamis (2/10). Pelantikan dihadiri Gubernur Jatim dan pejabat dari TNI, Polri, perwakilan negara sahabat hingga masyarakat sipil.

DPRD Jatim, Bhirawa
Gubernur Jatim Dr H Soekarwo optimistis pengesahan RAPBD Jatim 2015 sebesar Rp 21,9 triliun tepat pada 10 November 2015 ini. Alasannya, karena pimpinan definitif sudah dilantik dan dipastikan pada minggu kedua Oktober 2014 pembahasan RAPBD 2015 oleh komisi-komisi sudah dimulai.
”Saya optimistis pengesahan RAPBD Jatim 2015 seperti tahun-tahun sebelumnya, yaitu 10 November 2015.  Ini karena pimpinan dewan sudah dilantik secara  definitif,” tegas Pakde Karwo, panggilan akrab Soekarwo yang ditemui usai pelantikan pimpinan DPRD Jatim periode 2014-2019 definitif, Kamis (2/10).
Ditambahkannya, jika RAPBD 2015 pengesahannya dilakukan tepat waktu maka akan mendapat reward dari pusat berupa DAK (Daftar Alokasi khusus) sebesar Rp 20 miliar. Sebaliknya jika tidak,  maka akan mendapatkan punishment berupa dana DAK tidak diberikan.
Sementara itu, Ketua DPRD Jatim Abdul Halim Iskandar menegaskan dengan pelantikan yang sudah dilaksanakan tersebut akan berusaha untuk menjaga nama baik DPRD Jawa Timur.  “Alhamdulillah pelantikan sudah. Kami berharap DPRD Jatim ke depan lebih baik dari sebelumnya,” ujarnya usai sidang paripurna DPRD Jawa Timur.
Halim Iskandar mengaku, target setelah pelantikan ini yakni penyusunan APBD Jatim 2015. Katanya, pihaknya secepatnya akan menyusun terlebih dahulu pembahasan alat kelengkapan dewan seperti komisi dan badan-badan.
“Besok (hari ini) kita gelar pembahasan alat kelengkapan. Setelah itu melanjutkan proses pembahasan APBD,” kata Halim usai pelantikan Ketua dan Wakil Ketua DPRD Jatim.
Halim yang juga Ketua DPW PKB Jatim ini berjanji akan menyelesaikan pembahasan APBD Jatim 2015 tersebut pada 10 November mendatang. “Prinsipnya November sudah harus selesai. Kita usahakan 10 November sudah selesai,’ tandasnya
Nasib PDIP sebagai partai pemenang pemilu secara nasional berbeda dengan PKB pemenang di Jawa Timur. PDIP di DPR RI gigit jari, sedangkan PKB di Jawa Timur mendapat posisi sebagai Ketua DPRD Jatim.
Kader PKB yang menempati posisi Ketua DPRD Jatim yakni Abdul Halim Iskandar yang tak lain kakak kandung Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar. Sedangkan posisi Wakil Ketua ditempati Kusnadi dari PDI Perjuangan, Tjutjuk Soenaryo dari Gerindra, Soenarjo dari  Golkar dan Achmad Iskandar dari  Demokrat.
Keputusan pelantikan Ketua dan Wakil ketua DPRD Jatim tersebut berdasarkan keputusan Menteri Dalam Negeri nomor 161.35-3800 Tahun 2014 tentang Pengukuhan Ketua dan Wakil Ketua DPRD Jatim periode 2014-2019.
Pelantikan di gedung DPRD Jatim Jalan Indrapura tersebut dihadiri Gubernur Jatim  dan pejabat dari TNI, Polri, perwakilan negara sahabat hingga masyarakat sipil.
Sementara itu Wakil Ketua DPRD Jatim dari Fraksi Demokrat Ahmad Iskandar menyampaikan pelantikan pimpinan DPRD Jatim menjadi spirit bagi pimpinan dewan Jatim untuk menjadikan kinerja dan citra DPRD Jatim menjadi lebih baik. “Karena itu kami sebagai pimpinan dewan Jatim akan selalu berusaha untuk menjadikan DPRD Jatim lebih baik,” tuturnya
Mantan Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Jatim periode 2009 – 2014 ini menambahkan untuk pembahasan APBD Jatim akan segera dilakukan. Pihaknya membenarkan pembentukan alat kelengkapan dewan menjadi hambatan untuk membahas APBD Jatim. “Karena itu kami berharap dalam waktu dekat, alat kelengkapan dewan segera selesai,” ujarnya
Apakah waktu satu bulan untuk membahas APBD Jatim tidak terlalu singkat dan terkesan kejar tayang? Ia menjawab memang berdasarkan sebelum-sebelumnya, pengesahan APBD Jatim selalu pada 10 November. Karena itu, ia tetap menargetkan 10 November tetap bisa mengesahkan APBD Jatim 2015. “Cukuplah waktu yang tersedia. Kan KUA – PPAS nya sudah selesai. Jadi bukan kejar tayang,” urainya. [cty]

Tags: