FPTI Jatim Incar Empat Emas

ilustrasi-lomba-panjat-tebingSurabaya, Bhirawa
Keberhasilan pemanjat Jatim meraih tiga medali emas di Kejurnas tahun lalu, menjadi tolok ukur bagi Pengprov Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Jatim untuk bisa meraih empat emas di Kejurnas yang akan digelar di Nanggroe Aceh Darussalam, 31 Oktober hingga 6 November 2014 mendatang.
Untuk merealisasikan target tersebut, pelatih tim panjat tebing Jatim Ronald Novar Mamarimbing akan mengirimkan 17 atlet yang selama ini berlatih di Pemusatan Latihan Daerah (Puslatda) Jatim.
Pada Kejurnas kali ini Jatim mengandalkan nomor “speed world record” menjadi salah satu tumpuan mengejar medali emas, selain nomor “boulder” (jalur pendek) putra dan “lead” (rintisan) putri. “Persiapan anak-anak sudah maksimal, baik dari sisi fisik maupun teknik. Kami berharap mereka bisa memenuhi target empat medali emas,” katanya, Rabu (29/10).
Saat disinggung mengenai pesaing terberat Jatim, mantan atlet nasional itu menyebut Kalimantan Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, dan DKI Jakarta. “Dalam berbagai kejuaraan, kami sudah sering ketemu dan tahu kekuatan masing-masing,” katanya.
Selain persiapan teknis, lanjut Ronald, pihaknya juga mengantisipasi faktor nonteknis, terutama cuaca, yang bisa mengganggu kondisi fisik atlet.
Sementara itu, Ketua Harian KONI Jatim Dhimam Abror Djuraid berharap para atlet mampu mengembalikan kejayaan prestasi panjat tebing Jatim seperti beberapa tahun lalu.
Sebelum jeblok pada PON 2012 di Riau, atlet panjat tebing Jatim selalu mendominasi berbagai kejuaraan tingkat nasional dan menjadi tulang punggung kekuatan tim Indonesia di ajang internasional. “Saya yakin target empat medali emas di kejurnas kali ini bisa dicapai. Panjat tebing tetap menjadi salah satu cabang olahraga andalan Jatim pada PON 2016 di Jawa Barat,” katanya. [wwn]

Rate this article!
Tags: