Dishub Situbondo Tambah Rambu Demi Tertib Lalu Lintas

6-FOTO KAKI awi-jembatan cendrawasihSitubondo, Bhirawa
Dinas Perhubungan dan Kominfo Kabupaten Situbondo, menilai masa percobaan perubahan lalulintas di dalam kota berjalan cukup lancar lancar sejak sepekan ini. Hal tersebut didasarkan pada hasil evaluasi forum lalulintas yang terdiri Dinas Perhubungan dan Kominfo, Polres Situbondo, Polisi Militer  dan Kodim.
Menurut Kepala Dinas Perhubungan dan Kominfo Kabupaten Situbondo, Lutfi Joko Prihatin, pihaknya akan mempersiapkan infrastruktur untuk mengefektifkan perubahan arus lalulintas di dalam kota, misalnya penambahan rambu-rambu lalu lintas agar tak membingungkan pengguna jalan.Selain itu, kata Lutfi, Dinas Perhubungan dan Kominfo bersama Dinas Cipta Karya juga akan membenahi infrastruktur jalan. “Sebab masih banyak pembatas  jalan di jalur satu arah,” tegas mantan Kepala BKD itu kemarin.
Lutfi menambahkan, untuk kenyamanan pengendara pihaknya akan menata lahan parkir agar semuanya berada di sisi kiri jalan. Sedangkan di sisi kanan jalan akan dibuatkan marka jalan bagi pengendara roda dua dan becak. “Perubahan arus lalulintas ini hanya ingin memberi keamanan dan kenyamanan bagi pengendara. Meski ada protes dari sebagian kalangan, hal itu disebabkan karena warga masih belum terbiasa dengan perubahan arus lalulintas ini,” ungkapnya.
Lutfi menuturan, perubahan arus laulintas di dalam kota mulai menemukan kendala, setelah sebelumnya dikeluhkan keluarga pasien, karena mobil ambulance dari arah timur harus berputar ke arah selatan. Di sisi lain, perubahan arus lalu lintas tersebut mengancam kerusakan infrastruktur Kota Situbondo. Misalnya saja, jembatan di jalan Cendrawasih sudah mulai melengkung, karena tak kuat dilewati kendaraan bermuatan berat.
Saat ini seluruh kendaraan melewati jalan Merak, setelah Dinas Perhubungan dan Kominfo memberlakukan jalur satu arah. Salah seorang warga, Nurhadi mengatakan, melengkungnya posisi jembatan tersebut, terlihat dari kondisi pipa pembatas jembatan yang mulai terlepas dari beton pengikat. “Padahal sebelumnya pipa masih dalam kondisi lurus,” ujarnya.
Menurut Misdi kemungkinan jembatan itu mulai melengkung, karena konstruksinya bukan untuk truk dengan tonase berat. Oleh Karena itu Dinas Perhubungan dan Kominfo diminta mengevaluasi perubahan arus lalu lintas dalam kota, “Ini agar tak menimbulkan kerusakan infrastruktur yang lebih parah lagi,” paparnya.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Informasi dan Komunikasi, Lutfi Joko Prihatin, mengtatakan, pihaknya bersama Dinas Binamarga dan Pengairan Kabupaten Situbondo telah melakukan pemantauan jembatan yang akan dilalui kendaraan setiap hari. “Jika jembatan jalan Cendrawasih memang tidak kuat lagi dilewati kendaraan besar, kami akan mengalihkan arus lalulintas melewati jalan lingkar alun-alun,” jlenteh Lutfi. [awi]

Keterangan Foto : Jembatan jalan Cenderawasih Situbondo diprediksi bakal tidak kuat jika terus menerus dilewati truk-truk besar. Tampak salah satu pipa pembatas jembatan mulai melengkung. [ sawawi/bhirawa].

Tags: