Dewan Semenep Desak Bupati Segera Terbitkan Perbup

DPRD-Sumenep-dalamSumenep, Bhirawa
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumenep mendesak Bupati setempat segera menerbitkan Peraturan Bupati (perbup) sebagai pelaksanaan Peraturan Daerah (Perda) melek Baca Tulis Alquran. Sebab, Perda melek baca tulis Alquran itu sudah disahkan oleh dewan pada tahun 2013.
Anggota DPRD Sumenep, Dulsiam mengatakan, pemerintah harus segera menerbitkan perbup sebagai pelaksanaan Perda melek baca tulis Al Qur’an, karena sejak disahkannya pada tahun 2013, hingga akhir tahun 2014 ini perda tersebut belum bisa direalisasikan karena masih menunggu perbup.
“Kami minta eksikutif segera menerbitkan perbup agar perda melek baca al Qur’an bisa secepatnya direalisasikan, karena jika tidak direalisasikan akan sia-sia adanya perda tersebut,” kata Dulsiam, dikantor dewan Sumenep, Selasa (28/10).
Menurut politisi PKB ini, sejak disahkannya perda tersebut pihaknya sudah pro aktif mempertanyakan perbup tersebut. Namun, jawaban yang didapatkan selalu masih dalam proses. Padahal, adanya perda tersebut dimaksudkan agar para generasi Sumenep bisa melek baca tulis Alquran. “Kami sudah sering mempertanyakan kepada eksikutif terkait perbupnya, namun jawaban yang kami terima hanya selalu masih dalam proses,” ujarnya.
Bahkan, lanjutnya, banyak Perda yang dihasilkan legislatif sejak 2009-2014 belum terealisasi karena belum ada perbupnya yang mengatur secara teknis, termasuk Perda melek baca tulis Alquran. “Sebenarnya masih banyak Perda yang belum ada perbupnya, jadi ya tidak bisa direalisasikan,” terangnya tampa menyebutkan jumlah perda yang belum ada perbupnya.
Ia juga menilai, eksikutif lamban dalam bekerja, untuk menerbitkan perbup saja sampai lebih dari satu tahun sehingga menghambat terealisasinya perda yang telah disahkan oleh legislatif. “Pemerintah terlalu lama bekerjanya, hanya menerbitkan perbup saja sampai harus memakan waktu satu tahun lebih,” tuturnya.
Selain perbup, lanjutnya, eksukutif juga harus segera mempersiapkan perangkat-perangkatnya seperti legalitas guru ngaji yang berhak mengeluarkan sertifikat bagi anak didik yang sudah dinyatakan bisa baca tulis Alquran. “Perangkatnya juga harus segera disiapkan oleh pemerintah seperti guru ngaji mana yang bisa mengeluarkan sertifikat,” imbuhnya. [sul]

Tags: