Dewan Kab Mojokerto Bagi-Bagi Mitra Kerja

Dewan Kabupaten MojokertoKab Mojokerto, Bhirawa
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kab Mojokerto langsung bergerak cepat. Setelah seluruh alat kelengkapan terbentuk, lembaga wakil rakyat ini langsung membagi mitra kerja dari kalangan  eksekutif. Setelah seluruh mitra kerja diputuskan, DPRD langsung membahas draf APBD 2015 yang telah masuk ke meja pemimpin dewan.
Ketua DPRD Kab Mojokerto, Ismail Pribadi mengatakan, pasca terbentuknya seluruh alat kelengkapan dewan pihaknya kini tengah membagi-bagi para instansi yang menjadi mitra kerja dewan sesuai dengan masing-masing alat kelengkapan. Terutama, pembagian mitra kerja sesuai bidang dalam komisi-komisi. ”Semua mitra komisi sudah ditentukan. Selanjutnya mereka bisa langsung menjalankan tugas,” ungkap Ismail Pribadi, Selasa (14/10) kemarin.
Menurut Ismail, para mitra kerja komisi-komisi nantinya berdasarkan masing-masing bidang yang ditangani. Untuk komisi pada dewan periode 2014-2019 ini masih menggunakan pembagian yang sama seperti periode sebelumnya.
Ismail mencontohkan, untuk komisi A membidangi pemerintahan dan perundang-undangan. Komisi B mengurusi perekonomian dan mata keuangan anggaran. Sedangkan, komisi C menangani pembangunan. Yang terakhir komisi D menangani kesejahteraan rakyat yang meliputi pendidikan dan kesehatan. ”Pembagian mitra komisi ini disesuaikan dengan Tupoksi masing-masing SKPD,” tambahnya.
Dalam pembagian itu, Ismail menandaskan, nantinya diharapkan tak sampai terjadi overlapping mitra kerja. Semisal, instansi tertentu tak sampai ditangani dua komisi atau lebih. Pasalnya, hal itu dinilai tak efektif dan efisien. ”Memang ada satu komisi yang mitra kerjanya banyak. Contohnya komisi B mitra kerjanya luas karena mengurusi keuangan anggaran,” urai  politisi asal PDIP ini.
Dengan adanya pembagian mitra kerja masing-masing komisi ini juga dimaksudkan untuk meningkatkan tugas dan peran dewan. Praktis sepanjang sisa masa tahun anggaran ini, dewan bakal setengah ngebut mempelajari dan menyoroti rangangan APBD 2015. ”Kita sudah terima Draf-nya APBD  dari eksekutif. Kita akan segera menyusun jadwal pembahasannya,” imbuh Ismail.
Sesuai hasil keputusan paripurna, Komisi A diketuai Edi Susanto (FPKB), Wakil Ketua Diaz Roychan, Sekretaris Yuni Sri Erdiana. Ketua Komisi B Winajat (FPG), Wakil Ketua HM Fauzi (FBK), Sekretaris Hendra Purnama (FGerindra). Ketua Komisi C Aang Rusli Ubaidillah (FPD), Wakil Ketua Sipon Diharjo (FPDIP), Sekretaris Budi Mulyo (FGerindra). Ketua Komisi D Saifudin (FGerindra), Wakil Ketua Evi Kusumawati (FPKS), Sekretaris Ainur Roshid (FPPP).
Alat kelengkapan dewan yang terakhir terbentuk, yakni  Badan Kehormatan (BK). Terpilih sebagai Ketua BK adalah Muhamad Syaikhu Subkhan dari Fraksi Bintang Kerakyatan didampingi wakil ketua H Soleh dari Fraksi Partai Demokrat. BK dihadapkan tugas pengawasan kinerja dan etika dewan. Termasuk, penetapan kode etik dewan yang telah disusun beberapa waktu lalu. [kar]

Tags: