BPM Kota Kediri Jaring Investor Melalui Workshop

7-FOTO KAKI mb2-tarik InvestorKota Kediri, Bhirawa
Kota Kediri terdapat sejumlah potensi yang tak kalah baiknya dengan daerah lain, namun  kalangan investor masih enggan masuk untuk berinvestasi. Alasannya, Kota Kediri masih dianggap sebagai kota mati. Sekretaris Badan Penanaman Modal (BPM)  Kota Kediri, Bambang Priambodo mengatakan apabila dilihat dari berbagai aspek yang ada, Kota Kediri mempunyai banyak aset yang belum tergali selama ini. Di antaranya aneka khas kuliner, wisata dan potensi lain hingga menjadi minat dan daya tari tersendiri bagi Investor.
“Meskipun selama ini, baru mini market, seperti Alfa midi, Alfa mart dan yang lainya. Kami yakin, kedepanya nanti akan terjadi perubahan kalau semua potensi yang ada bisa tergarap,” kata Bambang dalam Workshop Laporan Kegiatan Perkembangan dan Penanaman Modal dan Administrasi Kepabeanan.
Diterangkannya , pihaknya dalam waktu dekat ini juga akan melakukan gagasan luar biasa, dengan menarik Investor yang berniat akan membangun hotel bintang lima, yang lokasinya di wilayah Kelurahan Semampir. “Sehingga gaung  Kota Kediri di luar daerah, sudah  bisa menyentuh pengusaha besar,” tandasnya.
Sementara, tanggapan beberapa pengusaha yang hadir dalam acara tersebut mengaku, sangat merepson dan menyambut baik niatan BPM untuk menarik para Investor, supaya lebih greget lagi berinvestasi di Kota Kediri. Sebut saja salah satu.
Peserta workshop, Beni selaku Menejer Perusahaan Sari Roti Kediri, mengatakan, memberikan apreasi kepada penyelengara kegiatan tersebut. Menurutnya, pengetahuan tentang ekspor dan impor itu  sangat penting, karena dapat menambah pengetahuan para pengusaha. “Bagi kami kegiatan ini sangat bagus, karena  para pengusaha yang sebelumnya belum mengetahu akhirnya menjadi tahu bagaimana caranya impor ekspor” ucapnya. [mb2]

Keterangan Foto : Badan Penanaman Modal (BPM)  Kota Kediri menjaring investor melalui workshop.

Tags: