Armida Ajak Jajaran Kemnakertrans Hemat Anggaran Dinas

Armida Salsiah AlisjahbanaJakarta, Bhirawa
Plt Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi?Armida Salsiah Alisjahbana? memberikan instruksi kepada jajaran Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi untuk melakukan pengetatan dan penghematan anggaran sesuai dengan aturan Menteri Keuangan.
“Bukan kegiatannya yang dihilangkan tapi pelaksanaannya lebih efisien. Kalau misalnya perjalanan dinas itu dianggarkan untuk 10 orang apakah bisa cukup 5 atau 6 orang saja,” kata Armida usai melakukan rapat pimpinan secara maraton dengan pejabat Eselon 1 dan 2 di lingkungan Kemnakertras di Jakarta, Rabu.
Pengetatan anggaran itu dapat dilakukan dengan melakukan pemangkasan perjalanan dinas, seminar dan honor-honor konsinyering.
Namun Armida mengingatkan?pengetatan itu jangan sampai mengganggu target capaian kinerja yang telah ditetapkan kementerian.
Dalam rapat pimpinan itu Armida melakukan evaluasi dan briefing program dan anggaran tahun 2014 dan rencana kerja dan anggaran tahun 2015 di unit Eselon 1 di Lingkungan Kemnakertrans yaitu Ditjen Binalattas, Ditjen Binapenta, Ditjen PHI dan Jamsos, Ditjen PPK dan Itjen Kemnakertrans.
Armida mengatakan sesuai dengan aturan Menteri Keuangan penghematan dan pemangkasan belanja harus dilakukan Kementerian sebagai bagian dari upaya mengejar target penghematan belanja anggaran pemerintah dalam APBN 2014 ini.
“Meskipun dalam APBNP itu sudah dilakukan penghematan Rp43 triliun, semua kementerian/Lembaga harus terus mengupayakan pengetatan dan penghematan anggaran yang merupakan bagian dari upaya penyehatan fiskal,” kata Armida.
Lebih lanjut Armida mencontohkan bahwa kegiatan dan program di kementerian tidak berarti dihilangkan dengan penghematan itu namun dilakukan penyesuaian seperti seminar yang sudah dianggarkan di hotel dan dilakukan di luar kota, bisa diganti dengan dilakukan di dalam kantor saja.
Revitalisasi BLK Sementara itu, dalam paparannya, Dirjen Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas (Binalattas) Khairul Anwar mengatakan pemerintah menyiapkan ?penyediaan fasilitas dan beragam program pelatihan?kerja?gratis di?Balai?Latihan?Kerja?(BLK) terkait pesiapan menyongsong pelaksanaan Masyarakat Ekonomi ASEAN (AEC) 2015.
“Pemerintah tengah gencar melakukan revitalisasi BLK, terutama BLK-BLK yang dimiliki dan dikelola pemerintah daerah,” kata Khairul.
Para pencari?kerja?dan pengangguran dapat berlatih dan belajar kembali untuk meningkatkan keterampilan dan kompetensi?kerja sesuai kebutuhan pasar di BLK.? ? Berdasarkan data Kemnakertrans saat ini terdapat 14 ?BLK?UPTP milik Kemnakertrans dan 262?BLK?UPTD milik pemerintah daerah provinsi dan kabupaten/kota di Indonesia.? Khairul berharap pemerintah daerah lebih serius mengelola dan mengembangkan?BLK, yaitu dengan meningkatkan alokasi anggaran serta merintis kemiteraan yang kreatif dengan perusahaan-perusahaan swasta. [ant.ira]

Tags: