Anggota DPRD Jatim Minta Jatah Mobdin

MobdinDPRD Jatim, Bhirawa
Belum dilantiknya pimpinan definitif DPRD Jatim tampaknya mulai dirasakan dampaknya oleh anggota yang lain. Pasalnya, dengan belum dilantiknya para pimpinan dewan tersebut, maka para anggota DPRD Jatim tidak akan mendapatkan mobil dinas (mobdin) yang seharusnya menjadi jatah mereka.
Sejumlah anggota dewan pun angkat bicara menuntut supaya mobdin tesebut segera diberikan. Anggota Fraksi Partai Demokrat Kusnadi misalnya mengungkapkan, mobil dinas tersebut lebih baik segera diserahkan. Alasannya, para anggota dewan, termasuk dirinya membutuhkan mobdin tersebut untuk menunjang mobilitas mereka dalam menjalankan kinerjanya.
Namun, Kusnadi memahami jika saat ini masih banyak mobdin yang dibawa ke bengkel karena rusak. Oleh karena itu, dia akan menunggu sampai semua mobdin tersebut segera diperbaiki. Mengenai kapan mobdin itu harus diserahkan, Kusnadi masih enggan menjawabnya secara gamblang. “Intinya itu, lebih cepat diperbaiki,dan diserahkan kepada kami itu lebih baik,”ungkapnya, Rabu (1/10),
Sementara itu, sejumlah anggota DPRD Jatim yang enggan disebutkan namanya, mengaku desakan itu mereka lontarkan karena adanya rasa kekhawatiran. Mereka khawatir jika mobdin-mobdin yang akan mereka tersebut mengalami kerusakan. “Intinya jangan sampai seperti yang terjadi di DPRD Kota Surabaya,”ujar sumber yang menolak namanya disebutkan ini.
Selain itu, dengan segera diserahkannya mobdin tersebut ke anggota dewan, maka hal itu akan membuat mereka semakin semangat bekerja. “Mobilitas kami juga menjadi lebih mudah, karena tugas menjadi dewan itu sangat berat,”ucapnya sambil meminta namanya tidak dituliskan dalam koran.
Sebelumnya, Sekretaris DPRD Jatim Achmad Jaelani menyatakan, jika pembagian mobdin tersebut belum bisa dilakukan saat ini. Alasannya, alat kelengkapan dewan masih belum terbentuk. Sehingga, untuk sementara waktu semua anggota dewan tersebut harus menggunakan kendaraan pribadi. “Nanti kalau sudah terbentuk, pasti akan segera dibagikan,”ucap Jaelani beberapa waktu lalu. [cty]

Rate this article!
Tags: