Wali Kota Probolinggo Canangkan Kampung Ramah Anak

Kampung Ramah AnakProbolinggo, Bhirawa
Kota Probolinggo Sosialisasikan Pembentukan Kampung Ramah Anak Bagi Perwujudan Menuju Kota Layak Anak Tahun 2014. Kampung Ramah Anak adalah Sistem pembangunan suatu kampung yang menyatukan komitmen dan sumber daya Pemerintah Kota dan masyarakat dalam rangka memenuhi hak anak, melindungi anak dari tindak kekerasan, eksploitasi dan pelecehan, dan mendengar pendapat anak yang direncanakan secara sadar, menyeluruh dan berkelanjutan.
Menurut  Wali Kota Probolinggo, HJ Rukmini Ahad (21/9) kemarin. anak sekarang sudah pintar – pintar, contohnya anak-anak TK yang sudah pandai menggunakan HP. Selanjutnya  orang tua tugasnya mengawasi putra – putrinya. Dan tahun 2015 mendatang kalau tak ada hambatan anak – anak yang mempunyai Akte Kelahiran akan diberikan Kartu Anak Sejahtera yang nantinya bisa dipergunakan, jika mereka mau belanja untuk keperluan sekolah. ”Nantinya, dengan kartu itu anak-anak akan mendapat diskon dari Dunia Usaha yang bekerja sama dengan Pemerintah Kota,” ujarnya didampingi Sekretaris Daerah Kota Probolinggo, Johny Haryanto.
Acara yang bertempat di Sabha Bina Praja ini dihadiri Kepala BAPPEDA, Camat, Lurah Sekota Probolinggo, LPM (Lembaga Pemberdayaan Masyarakat) dan KPM (Kader Pemberdayaan Masyarakat) yang ikut memperhatikan nasib anak.
Mengapa Kampung Ramah Anak Penting? dari data yang di dapat, Jumlah anak sekitar 30% hingga 36% dari jumlah penduduk Kota Probolinggo, Anak merupakan embrio dan cikal bakal terbentuknya sumber daya manusia yang handal, tangguh dan berkualitas serta investasi masa depan bangsa, negara dan keluarga.
Setiap anak memiliki hak – hak azasi yang tak bisa diabaikan dalam proses pembangunan dan kehidupan berbangsa dan bernegara, Maka Kampung Ramah Anak (KRA) dirancang untuk mencegah dan menciptakan pilihan bagi anak-anak untuk lebih aktif dalam berbagai kegiatan positif yang mendorong produktifitas dan kreatifitas anak.
Peran LPM dan KPM dalam pembangunan Partisipatif Kelurahan disini, keikutsertaan atau keterlibatan masyarakat secara aktif dalam proses perencanaan pembangunan, adapun pembangunan adalah upaya untuk melakukan proses perubahan sosial ke arah yang lebih baik bagi kepentingan masyarakat di segala bidang, dalam lingkup kelurahan.
Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) adalah Lembaga atau wadah yang dibentuk atas prakarsa masyarakat sebagai mitra pemerintah dalam menampung dan mewujudkan aspirasi serta kebutuhan masyarakat di bidang Pembangunan yang pembentukanya ditetapkan dalam peraturan daerah kota.
Maksud dan tujuan dari Sosialisasi Kampung Ramah Anak ini untuk Memberikan pemahaman dan pengertian kepada aparatur kelurahan dalam memahami kebutuhan hak-hak anak.
Memberikan perlindungan atas tumbuh kembang anak dalam proses pembangunan yang berkesejahteraan dan menyeluruh menuju Kampung Ramah Anak, Terintegrasinya Sumber Daya Manusia (SDM) dan potensi serta teknologi yang dimiliki dalam membangun menuju kampung ramah anak sehingga tercapai pemenuhan hak-hak anak. [wap]

Tags: