Truk TNI AL Seruduk Trailer di Bahu Jalan, 6 Anggota Tewas

Bangkai truk SatlinLamil Nodis AL 8503-03 usai menabrak truk tailer dengan Nopol L 8068 SM di Tol Waru-Dupak KM 2.400, Kamis (25/9).

Bangkai truk SatlinLamil Nodis AL 8503-03 usai menabrak truk tailer dengan Nopol L 8068 SM di Tol Waru-Dupak KM 2.400, Kamis (25/9).

Surabaya, Bhirawa
Kecelakaan lalu lintas terjadi di Tol Waru-Dupak, Surabaya,  Kamis (25/9). Kecelakaan yang terjadi di KM 3.400 itu, melibatkan truk trailer dengan Nopol L 8068 SM dengan truk tentara  SatlinLamil Nodis AL 8503-03. Enam anggota TNI AL tewas dan 15 anggota luka-luka dalam insiden itu.
Dari informasi yang dihimpun di lapangan, kecelakaan yang terjad  sekitar 06.30 itu, tabrakan bermula saat truk Satlinlamil Nodis AL 8503-03 melaju dari arah selatan, Tol Waru menuju arah Tanjung Perak. Lalu, di KM 3.400, atau wilayah Tol Dupak, truk berusaha mendahului kendaraan di depannya dari sebelah kiri. Ternyata di depannya ada truk trailer L 8068 SM yang sedang berhenti untuk perbaikan roda. Truk berpenumpang sebelas orang itu pun tidak bisa mengerem, lalu menabrak. Karena benturan yang keras, sopir truk milik TNI AL itu, terjepit bodi truk dan akhirnya tewas di lokasi.
Dua anggota TNI AL yang berada di depan dan tewas itu adalah Sersan Joko dan Koptu Sunoko. Korban dibawa ke Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL). Tak hanya dua anggota yang berada di depan itu saja yang tewas, empat anggota yang duduk di belakang juga menyusul tewas saat dibawa ke rumah sakit.  Keempatnya adalah Pelda Keu Sujoko, Serka Bambang, Sertu Mahmudin dan Sertu Katimin. Sementara 15 personel TNI lainnya luka-luka.
Sementara 15 orang mengalami luka berat dan ringan, yang saat ini dirawat di RSAL dr Ramelan, diantaranya Sertu Feri, Klk Miftahul Rochim, Pelda Sukatno, Serma Herman, KlK Miftahul Choiri, Pelda Sudjoko. Kopda Didik Rijanto, Kopda Suroso, Kopka Sukandar, Serka Sukamto, Serka Anton, Koptu Hadi, Serka Sugeng, Serma Sunar, dan Sertu Towapi.
Dispenal Lantamal V Mayor Rohman saat dihubungi membenarkan telah terjadi kecelakaan lalu lintas di tol Dupak arah Perak, tepatnya di KM 3.400.  Dia menjelaskan bahwa truk tersebut bertugas mengangkut anggota TNI AL yang berdomisili di Mojokerto yang akan mengikuti apel pagi. Namun apa penyebabnya sampai truk ambil bahu jalan dan menabrak trailer, pihaknya masih belum mengetahui, karena masih dalam proses penyelidikan.
“Truk tersebut mengangkut anggota TNI AL yang berdomisili di Mojokerto yang akan mengikuti apel pagi,” jelasnya.
Komandan Lantamal V Brigjen TNI (Mar) Rudy Andy Hamza menambahkan, korban meninggal sudah diserahkan pada keluarga, dan dari Dinas TNI AL  akan memberikan santunan. Sementara yang mengalami luka-luka akan dirawat hingga sembuh di RSAL dr Ramelan Surabaya.
Sementara itu, Kasubag Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, AKP Lily Djafar yang dikonfirmasi juga membenarkan adanya insiden itu.  Hanya saja, dia mengelak memaparkan kronologis kejadian secara detail. “Memang benar (ada kecelakaan), tapi langsung ditangani POMAL. Untuk keterangan lebih lanjut, bisa konfirmasi langsung ke sana,” singkat dia.
Menurut Wakapolres Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Kompol Mustofa, saat ini pihaknya masih melakukan pemeriksaan secara intensif sopir truk trailer, Jamal yang merupakan warga Surabaya. “Kita masih periksa sopirnya. Untuk sementara, keterangan yang kita dapat, sejak pukul 21.00 (Rabu malam), truk tersebut mengalami pecah ban, dan sudah memanggil teknisi untuk memperbaikinya pada pukul 23.00. Karena harus membeli sparepart-nya, akhirnya dilanjutkan pada pagi harinya (Kamis kemarin),” kata Mustofa di Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak.
Karena kecelakaan lalu lintas ini yang melibatkan kendaraan TNI AL, Mustofa mengaku, kalau pihaknya akan terus melakukan koordinasi dengan pihak POMAL. “Untuk kebutuhan penyelidikan, kita bekerjasama dan terus berkoordinasi dengan pihak PJR Polda Jatim, pengelola tol, POMAL, dan Polres Pelabuhan sendiri,” ungkapnya.
Sayangnya, Mustofa belum bisa memberi keterangan secara detail terkait peristiwa tersebut. Dia beralasan masih melakukan penyelidikan dan berkoordinasi dengan pihak POMAL.
“Kita masih menyelidiki. Untuk sementara, truk trailer ini diketahui mengangkut sabut WING, dan mengalami pecah ban di TKP, tepatnya KM 3.400  tol arah Waru-Dupak, kita masih mendalami apakah si sopir ini sudah memasang rambu di tepi jalan atau belum, kita masih mengorek keterangan si sopir,” katanya.
Mengenai jumlah korban, Mustofa juga mengaku masih belum bisa memberi keterangan secara detail. “Kalau di TKP, kita ketahui dua orang meninggal. Untuk tambahan dan korban luka, kita masih menunggu koordinasi dari pihak TNI AL,” tandasnya.
Sementara itu, keterangan yang dihimpun di RSAL dr Ramelan Surabaya, korban tewas dalam kecelakaan ini ada enam orang, rinciannya, dua tewas di TKP, empat saat dibawa ke rumah sakit dan 15 lainnya mengalami luka.
“Ada enam orang meninggal dunia, dan 16 lainnya mengalami luka-luka. Memang semuanya dirawat di RSAL (dr Ramelan), semua korban luka masih menjalani perawatan,” ucap Humas RSAL Dr Ramelan Widawati saat dikonfirmasi wartawan. [bed]

Korban  Kecelakaan Lalu Lintas di Ruas Tol Dupak Surabaya
1. Serka MMI Joko (sopir)
2. Kopral Satu Bah Sunoko (penumpang sebelah kiri, depan),?
3. Pelda KEU Soejoko (57105)
4. Serka Bambang (60151)
5. Sertu Mahmudin (78985)
6. Sertu Katimin (74642)

Tags: