Staf BKD Kabupaten Malang Diduga Jadi Calo CPNS

calo CPNS (1)Kabupaten Malang, Bhirawa
Pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS)  di wilayah Kabupaten Malang, saat ini dimanfaatkan oleh banyak calo CPNS, baik dari pegawai Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang sendiri maupun dari masyarakat umum yang mengaku dekat dengan Bupati Malang. Sedangkan para calo tersebut telah menjanjikan kepada peserta untuk bisa meloloskan ujian hasil tes CPNS.
Sedangkan untuk bisa lolos menjadi PNS, para calo itu meminta imbalan uang sebesar Rp 150 juta-Rp 200 juta, dari semua bidang yang kini dibutuhkan oleh Pemkab Malang. Sementara, uang yang ditawarkan calo tersebut harus diberikan seusai mengikuti tes tulis, dan tidak boleh diangsur.
Ironisnya lagi, calo CPNS tersebut juga ada dari oknum staf Badan Kepegawaian Daerah (BKD) selaku penyelenggara pendaftaran CPNS. Dan staf BKD itu telah berkeliling pada peserta CPNS untuk menawarkan dan menjanjikan bisa meloloskan sebagai PNS. “Namun, saya harus disuruh membayar Rp 200 juta,” kata salah satu peserta CPNS asal Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang sebut saja Anis (bukan nama sebenarnya), karena tidak mau disebut namanya, Senin (29/9), kepada Bhirawa.
Ia menjelaskan, dirinya ditawari staf BKD Kabupaten Malang ketika memasukkan berkas persyaratan untuk mendaftar sebagai CPNS di Kantor BKD. Meski sebelumnya dirinya juga sudah mendaftar melalui website CPNS di internet. Saat itu oknum BKD itu mengajak ke kantin yang berada di lingkungan Kantor Pemkab Malang, yang berada di Kota Malang, dan dia langsung menawarkan kepadanya bahwa dia sanggup membantu untuk meloloskan hasil tes ujian CPNS. “Tapi, orang tua saya harus menyiapkan anggaran Rp 200 juta,” kata dia.
Dengan tawaran yang diberikan oleh salah satu oknum staf BKD tersebut, kata Anis, tentunya dirinya tidak akan mampu membayar uang sebesar itu. “Sehingga tawaran itu langsung saya tolak, karena tidak mungkin orang tua saya memiliki uang sebanyak itu,” paparnya. [cyn]

Tags: