Satpol PP Surabaya Amankan 17 Remaja Bawah Umur

3-operasi makam kembang kuning (3)Surabaya, Bhirawa
Ada yang menyedihkan saat operasi Tim gabungan kecamatan Sawahan di komplek makam Kembang Kuning ,Minggu(28/9) dini hari kemarin.  Sebanyak 17 remaja di bawah umur diamankan petugas di kawasan yang dikenal sebagai salah satu tempat prostitusi liar ini.
Puluhan petugas gabungan dari Satpol PP Kecamatan Sawahan yang di back up anggota kepolisian Polsek Sawahan dan Garnisun Tetap (Gartap III)  membuat kocar-kacir puluhan orang yang terlihat di kawasan kembang Kuning , malam itu.
Beberapa diantaranya cukup mudah dikenali adalah remaja di bawah umur. Hasil penangkapan malam itu juga membuktikan banyak anak di bawah umur mangkal di kawasan hitam ini. Tercatat 17 remaja di bawah umur , dua diantaranya remaja putri diamankan petugas. Dalam operasi malam itu, petugas juga menangkap sejumlah wanita yang tidak dapat menunjukkan identitas resmi (KTP).
Kasitrantib Kecamatan Sawahan, Bimo Bijaksono mengatakan, giat malm  hari Minggu itu dilaksanakan karena sering mendapatkan laporan dari masyarakat, bahwa di area sekitar makam Kembang Kuning sering terjadi pertengkaran anak-anak di bawah umur.
” Dari giat malam ini, kita dapatkan 17 anak-anak di bawah umur yang keluar pada malam hari, dan dua diantaranya adalah perempuan, setelah ini langsung diserahkan ke Mako Satpol PP kota untuk ditindak lebih lanjut, karena kewenangan semua ada di Satpol PP pusat,” ” kata Bimo saat di lokasi kejadian, Minggu (28/9) dini hari.
Menurut Bimo, operasi yang dilakukan tersebut selain untuk memperkecil ruang gerak PSK eks Dolly juga untuk menertibkan pendatang baru yang masuk kota Surabaya tanpa dilengkapi surat-surat identitas resmi yang dikeluarkan pemkot Surabaya.
Kasatpol PP Kota Surabaya, Irvan Widyanto mengatakan, pada intinya pemeriksaan identitas khususnya bagi warga pendatang. Apalagi, saat ini urbanisasi di Koa Surabaya telah mencapai angka seratus lebih jiwa dan hal tersebut membuat gencar melakukan operasi yustisi.
” Bagi anak-anak dibawah umur akan kita bina dan memanggil pihak saudaranya untuk memastikan apa benar tujuan datang ke Surabaya untuk bekerja, setelah didata langsung kita pulangkan kok,” kata Irvan ketika dihubungi melalui via telfon.
Selain itu, dari pihak kepolisian juga menilang pengendara yang tidak memiliki surat-surat kendaraan bermotor. Alhasil puluhan remaja yang tidak mengenakan helm juga tidak lepas dari pengamatan polisi untuk ditilang. Apalagi pada malam hari, sangat rawan untuk tindak kriminal di daerah makam Kembang Kuning tersebut.
Dalam operasi tersebut, petugas Satpol PP juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa dua sepeda ontel yang ditinggal pemiliknya karena ada indikasi bocor dalam operasi tersebut, sehingga pemilik sepeda meninggalkan di area pemakaman tersebut. [geh]

Keterangan Foto : operasi-makam-kembang-kuning Surabaya.

Tags: