Rest Area Kabupaten Tuban ‘Mati Suri’

Setelah diresmikan Bupati dua minggu yang lalu, Rest Area Tuban masih tampak sepi dari pengunjung yang singah untuk beristirahat.

Setelah diresmikan Bupati dua minggu yang lalu, Rest Area Tuban masih tampak sepi dari pengunjung yang singah untuk beristirahat.

Tuban, Bhirawa
Sejak diresmikan oleh Bupati Tuban Drs. H.Fathul Huda,MM pada 16 September lalu, kondisi rest area di terminal Jalan Teuku Umar dan Jalan RE Martadinata ‘mati suri’ alias tidak diminati pedangan. Akibatnya proyek yang menelang anggara APBD Tuban tahun 2012 dan 2013 Rp.5,8 Milyar tampak sepi.
Dari pantaun Bhirawa (28/9) dari 24 kios makanan dan minuman yang berada dibekas terminal Tuban tersebut hanya tiga kios yang buka untuk berjualan.  “Yang jualan disana pasti orang mampu, karena bisa sewa kios dan tempat jualan, mereka orang-orang yang memang wirausahanya sudah sukses atau sebagai pekerjaan sampingan,” kata Mardi (40), salah satu PKL yang tidak mau lokasi berjualannya disebut.
Menurutnya, para pedagang engan untuk membuka kiosnya, lantaran tempat tersebut masih sepi pengunjung. Sehingga, jika dipaksakan untuk berdagang para pedagang dapat dipastikan akan merugi. “Ya, selama ini belum ada kendaraan maupun bus yang dari arah Jakarta ke Surabaya maupun arah sebaliknya yang berhenti disini. Mungkin, jika kendaraan antar provinsi diberhentikan disini akan lebih ramai lagi,” tandasnya.
Para pedagang ini juga menilai Pemkab Tuban belum serius mempromosikan tempat yang digadang-gadang sebagai tempat pusat oleh-oleh Tuban tersebut. “Sudah 12 hari buka sampai sekarang masih sepi juga, mungkin promosinya masih kurang,” pungkasnya.
Disisi lain, penata fasilitas umum (Fasum) seperti mushola, toilet dan utamanya tempat beristirahat dirasa juga tidak seperti Rest Area pada umum-nya. “Setidaknya ditempat parkir ada lokasi yang teduh untuk beristirahat, atau mungkin untuk jangka panjang, ada pepohonan yang ditanam ditengah Rest Area serta tempat bermain,” Kata Mahmudi salah satu pengunjung yang mencoba untuk beristirahat.
Terkait hal tersebut, Kepala Dinas Perekonomian & Pariwisata ir. H. Farid Ahcmadi mengaku akan melakukan evaluasi serta mencoba untuk mencari formula yang tepat agar rest area dapat difungsikan secara maksimal. “Kita mencoba akan adakan kegiatan yang bisa menarik para, serta melakukan kajian terkait dengan penataan dan masukan dari masyarakat, tolong bantu kami mas,” Kata Kadis Perekonomian & Pariwisatan Pemkab Tuban. [hud]

Tags: