Polrestabes Surabaya Gelar Tes Urine 425 Personel

3-Doktor RS Bhayangkara Polda Jatim saat melakukan tes urine narkoba terhadap jajaran Polrestabes Surabaya, Senin (15,9). abednegoPolrestabes Surabaya, Bhirawa
Mendadak tes urin dilaksanakan Polrestabes pada semua jajarannya. Usai apel pagi, Senin (15/9) bertempat di gedung Bhara Wira, sebanyak 425 personel jajaran Polrestabes Surabaya menjalani tes urine.
Seluruh peserta apel yang termasuk Kapolrestabes Surabaya, Wakapolrestabes Surabaya, Pejabat Utama, Kapolsek Jajaran, serta anggota diwajibkan turut ambil bagian dalam tes urine. Tes mendadak ini dimaksudkan sebagai  pencegahan terhadap internal anggota yang terlibat kasus narkoba.
Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Setija Junianta mengatahkan, sebanyak 425 personel yang mengikuti apel, diwajibkan menjalani tes urine. Ini sebagai langkah bahwa Polri harus benar-benar bersih dalam menjalankan tugasnya. Terutama, anggota harus bebas dari yang namanya narkoba.
“Jumlah 425 personel ini, merupakan random sampling dari 3.543 personel Polrestabes Surabaya dan Polsek Jajaran. Kebetulan, tes urine dilakukan kepada anggota yang tadi mengikuti apel pagi,” kata Setija, Senin (15/9).
Upaya tes urine mendadak ini, menurut Setija, sebagai pencegahan dini pada internal Polrestabes Surabaya agar tak terlibat kasua narkoba. Dalam artian, anggota yang kesehariannya berurusan dengan pengungkapan pidana kriminal terutama narkoba, jangan sampai terjerat dan lupa akan tugasnya yakni memberantas peredaran narkotika.
“Jangan sampai personel kami terlibat atau terjerumus dalam pergaulan yang salah. Apalagi sampai menjadi pengguna (narkona, red) dan sebagainya,” tegas Setija.
Mantan Kapolres Sidoarjo ini menambahkan, tes urine yang dilakukan ini juga dimaksudkan sebagai upaya bersih-bersih internal agar pelayanan pada masyarakat bisa dilakukan secara maksimal. Selain itu, Polisi sebagai pengayom dan panutan masyarakat, bisa memberikan contoh yang baik tentang bahaya dan dampak dari pengguna narkoba.
Lanjutnya, sebelum melakukan pelayanan maupun penegakan hukum ke masyarakat luas, adakalanya pihaknya melakukan upaya pembersihan terlebih dahulundari sektor internal Polrestabes Surabaya. Dengan begitu, Polrestabea Surabaya beserta Polsek Jajaran dapat memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.
“Kita lakukan pembersihan dulu kepada internal kami. Sehingga, kami bisa betul-betul melakukan pelayanan prima kepada masyarakat Surabaya,” pungkas Kapolrestabes Surabaya. [bed]

Tags: