Peserta BPJS Ketenagakerjaan di Jatim Capai 42 %

Foto: ilustrasi

Foto: ilustrasi

Bojonegoro, Bhirawa
Tenaga kerja formal di Jatim yang mendapatkan perlindungan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan  saat ini baru capai 42 % dari total tenaga kerja formal.
Menurut, Kepala kantor wilayah Jatim BPJS Ketenagakerjaan, Rizani Usman mengatakan, bahwa ada 2,5 juta tenaga kerja sektor formal di Jatim. Tetapi yang terdaftar di BPJS ketenaga kerjaan Jatim baru ada 1,2 juta tenaga kerja formal atau 42 persen. “ Dimana jumlah tenaga kerja sektor formal yang terdaftar di BPJS ketengakerjaan Jatim  ini belum ada 50 persen,” kata Rizani Usman, Rabu (24/9).
Rizani Usaman menambahkan kalau minimnya tenaga kerja sektor formal yang mendapatkan haknya di BPJS ketenagakerjaan, disebabkan karena perusahaan yang bergerak disektor formal belum memiliki kesadaraan untuk memberikan hak karyawannya, yang berupa jaminan BPJS ketenagakerjaan.
Ia mengharapkan, kedepannya semakin banyak perusahaan yang memberikan hak kepada karyawannya, sehingga semua karyawan atau pegawai di Jatim memiliki jaminan BPJS ketenagakerjaan.
Lebih lanjut, Rizani mengimbau agar seluruh perusahaan peserta maupun vendor atau rekanan agar mendaftarkan dan melaporkan seluruh pekerjanya dalam program BPJS Ketenagakerjaan.  “Apalagi di Bojonegoro ini banyak perusahaan yang masuk untuk bergabung di proyek minyak dan gas bumi,”ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Bojonegoro, Widio Rahmulyo, menyampaikan, saat ini jumlah kepesertaan BPJS Ketenagkerjaan Cabang Bojonegoro tercatat sebanyak 1.368 perusahaan dengan jumlah tenaga kerja 41.945 tenaga kerja. Ke depannya, ia berharap semua perusahaan di Bojonegoro mendaftar di BPJS Ketenagaan. [bas]

Tags: