Masyarakat Masih Enggan Bermain di Bursa Saham

Foto: ilustrasi

Foto: ilustrasi

Surabaya, Bhirawa
Besarnya resiko kegagalan di bursa saham, membuat masyarakat atau calon investor enggan untuk menekuni bisnis ini. Padahal jika dilakukan analisa dengan tepat, investasi ini sangat menguntungkan.
Untuk menjaring investor muda, TE Production yang bernaung dibawa PT Karya Sapta Manunggal beberapa hari lalu menggelar pelatihan khusus untuk para investor pemula. Pelatihannya berisi cara menganalisis pergerakan saham perusahaan yang melantai di bursa saham.
“Banyak pemula yang gagal saat di lantai bursa, karena mereka masih minim pengetahuan dan analisis tentang saham yang akan dibelinya. Begitu gagal mereka langsung trauma. Itulah mengapa kami mengajarkan mereka analisis hingga pergerakan naik dan turunnya harga saham,” ucap Eko Soedharsono, Direktur Operasional TE Production, Selasa (30/9).
Dikatakan, pelatihan yang diberikan tak hanya berakhir usai pelatihan, namun peserta yang hanya dibatasi 20 orang juga akan terus mendapatkan berbagai rekomendasi analisis saham dari TE Production. Sehingga mereka bisa lebih cepat menguasai seluk beluk dan analisis pasar di bursa.
Lebih lanjut ia menjelaskan, jika para investor tidak bisa menganalisis pergerakan saham, maka mereka bisa terjerumus pada permainan judi. Eko mencontohkan, seperti orang yang bermain pada peusahaan secata fiktif karena sahamnya kosong, perusahaannya ada tapi bentuk saham yang akan diperjual fiktif akibatnya merugikan orang lain.
“Kami juga bekerja sama dengan Zaisan sebuah website online trading  yang merupakan produk dari BNI Securitas. Ternyata peminatnya cukup besar, setelah pelatihan di Jakarta hingga tiba di Surabaya ini, kedepan kami juga diminta untuk hadir di Medan,” akunya. [ma]

Tags: