Ilham Habibie Kandidat Menristek Terpopuler

22-populerJakarta, Bhirawa
Hasil survei yang dilakukan oleh Survey & Polling Indonesia (SPIN) menyebutkan, Ilham Habibie merupakan kandidat Menteri Riset dan Teknologi atau Menteri Perguruan Tinggi dan Ristek terpopuler.
“Nama Ilham Habibie mengungguli beberapa nama populer lainnya seperti Anis Baswedan, Yohanes Surya dan lainnya. Hasilnya ada tiga nama yang muncul dengan tingkat popularitas tertinggi, yaitu Ilham Habibie (40,3 persen), diikuti Anis Baswedan (35,1 persen), Yohanes Surya (14,2 persen), dan lain-lain (10,4 persen),” kata Direktur SPIN Igor Dirgantara di Jakarta, Minggu (21/9) kemarin.
Menurut dia, salah satu opsi penting dalam kabinet Jokowi-JK nanti adalah soal pemisahan Kementerian Pendidikan menjadi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dengan Kementerian Pendidikan Tinggi (PT), Riset dan Teknologi (ristek).
“Opsi ini diduga untuk lebih mengedepankan dan memajukan riset dan teknologi bagi Indonesia. PT diusulkan digabung menjadi satu dengan kementerian yang mengurusi ristek, seperti BPPT, dengan asumsi bahwa riset-riset di PT dapat lebih diimplementasikan dan dimanfaatkan,” katanya.
Oleh karena itu, SPIN melakukan riset untuk melihat kandidat Menteri PT dan Ristek yang populer di mata publik dengan mempertimbangkan pengalaman dan pengabdiannya.
Igor menjelaskan, masukan terbaik dari publik berkisar pada desakan bahwa menteri yang akan mengurusi masalah PT dan Ristek tidak berasal dari kalangan partai politik, tetapi dari kalangan profesional dengan mempertimbangkan pengalaman dan pengabdiannya. Ia menuturkan, ada tiga alasan kuat mengapa publik lebih memilih nama Ilham Habibie daripada tokoh-tokoh lainnya. Selain mewarisi nama besar dan kepandaian ayahnya yakni Presiden ketiga RI BJ Habibie, sosok Ilham Habibie dikenal sebagai pekerja keras dan bebas dari kasus korupsi.
Kecuali itu, kemampuannya dalam menguasai ristek juga tidak perlu diragukan lagi.
“Hal ini diwujudkannya dalam pembuatan pesawat R-80 yang diperkirakan selesai tahun 2018 nanti, sebagai generasi penerus pesawat gatotkaca atau N-250 ciptaan BJ Habibie, yang terhenti pembuatannya,” ujarnya.
Sedangkan yang kedua, lanjut dia, Ilham Habibie adalah orang yang memiliki kompetensi manajerial mumpuni karena kapasitasnya sebagai CEO dari berbagai perusahaan bergengsi, PT Industri Mineral Indonesia, PT Ilthabi, dan PT Global Group Asia.
Kompetensinya sebagai enterpreneur sangat cocok dengan latar belakang menteri yang diinginkan Jokowi.
“Awal tahun 2014, Presiden SBY mempercayai Ilham Habibie sebagai Ketua Tim Pelaksana Dewan Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional atau yang disebut Dewan TIK Nasional berdasarkan Keppres Nomor 1 Tahun 2014,” jelasnya. Lalu yang ketiga, Ilham merupakan lulusan Ingenieur dari Technical University of Munich, Jerman dan MBA dari School of Business dari University of Chicago yang memiliki kemauan tinggi untuk belajar, dan aktif berorganisasi. [ant.ira]

Keterangan Foto : Ilham Habibie bersama miniature pesawat R-80.

Tags: