Eks Dewan Surabaya Belum Kembalikan 50 Unit Laptop

statik.tempo.coDPRD Surabaya, Bhirawa
Ternyata masih banyak fasilitas legislative berupa laptop yang yantol di tangan anggota DPRD periode silam. Meski hari terakhir masa penarikan, Rabu (24/9) ternyata masih ada puluhan unit laptop belum kembali.
Dari pantauan media di ruang inventaris Sekwan, puluhan laptop yang sudah dikembalikan oleh anggota Dewan tertata di dalam lemari, terbungkus didalam tas berwarna hitam. Selain itu, beberapa unit laptop yang rata-rata bermerk Hawlet Packerd (HP), juga tidak luput dicek kondisi fisik maupun software masing-masing piranti.
Berdasarkan data inventaris laptop di Sekwan DPRD Surabaya tercatat sebanyak 50 unit laptop belum kembali seluruhnya. Itu dari jumlah unit yang telah masuk ke dalam inventaris dewan baru sejumlah 31 unit. Sedangkan 14 unit diantaranya belum kembali.
Sekertaris DPRD Surabaya, Afghani Wardhana mengakui hingga batas akhir penarikan fasilitas dewan, tinggal Laptop saja yang belum sepenuhnya dikembalikan.”Mobdin sudah semua. Laptop yang masih kurang,” kata dia.
Afghani juga mengakui terkait jumlah unit yang keluar dari inventaris dengan jumlah yang telah kembali ada perbedaan, Mantan Camat Asemrowo Surabaya ini mengaku belum mengetahui informasi ini.
”Kami akan kroscek lagi. Sementara ini, jumlah yang sudah masuk seperti yang sudah ada didalam data,” terang Afghani.
Sementara itu, Wakil ketua DPRD Surabaya, masduki Toha menginformasikan pada Tahun 2010 anggota Fraksi Kebangkitan Bangsa telah  mengembalikan inventaris milik Negara berupa lap top ini.
”Semua anggota Fraksi kita tidak ada yang pinjam. Pasca diberikan (Sekwan, Red) namun kita kompak untuk mengembalikan semua,” kata Masduki Toha Wakil Ketua DPRD Surabaya.
Mantan Anggota Komisi D ini meyatakan, seluruh anggota Fraksi Kebangkitan Bangsa periode lalu sudah mengembalikan 5 unit.”Jadi tidak ada anggota kita yang membawa laptop dewan,” [gat]

Tags: