Dua Penambangan Sirtu Ilegal Situbondo Ditutup

5-foto C AWI-SIRTU ILEGALSitubondo, Bhirawa
Lagi Polres Situbondo menutup penambangan sirtu liar, Jumat kemarin (26/9).  Kali ini polisi menutup dua penambangan di dua lokasi berbeda karena diduga illegal. Selain menghentikan penambangan, polisi juga menyita dua alat berat berupa eskavator serta satu armada dump druk.
Dua penambangan yang ditutup polisi ini, berada di  perbukitan Desa Kotakan Kecamatan Situbondo serta di aliran sungai Kaliputih, Desa Sumberpinang Kecamatan Mlandingan.
Dua aktivitas penambangan ini disebut-sebut milik H Tahir (64) warga asal Desa Kotakan Kecamatan Situbondo serta milik Nola (45) warga Kecamatan Besuki.
Untuk aktivitas penambangan milik H Tahir di tepi jalan raya Desa Kotakan,  sasaran penambangannya yaitu perbukitan kapur dengan luas sekitar 1 hektar. Dari tempat ini polisi menyita satu unit ekskavator serta sebuah dump truck berisi muatan batu kapur.
Namun demikian, meski sudah ditutup aktivitas pengambilan batu kapur masih tampak dilakukan di lokasi penambangan. Satu unit truk dan pick up siang kemarin masih terlihat mengambil batu kapur di lokasi penambangan.
Sementara penambangan milik Nola, berada di aliran sungai Kaliputih, Desa Sumberpinang, Kecamatan Mlandingan, Situbondo. Sebelum dihentikan aktivitas penambangan pasir dan batu dari aliran sungai ini disebut-sebut sudah berlangsung cukup lama.
Namun polisi baru menutupnya, setelah penambangan itu disinyalir kuat tidak mengantongi ijin. Satu unit ekskavator yang dipergunakan menambang kemudian disita oleh polisi. Kasubag Humas Polres Situbondo, AKP Wahyudi, membenarkan penutupan penambangan di dua lokasi tersebut. “Saat ini kasus dugaan penambangan ilegal itu masih dalam penyelidikan polisi,” terangnya. [awi]

Keterangan Foto : Tempat penambangan sirtu illegal yang ditutup paksa Polisi kemarin. [sawawi/bhirawa].

Tags: