Dispora Surabaya Gelar Pelatihan Beladiri untuk ABK

15-disporaSurabaya, Bhirawa
Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Surabaya akan menggelar pelatihan pelatih beladiri untuk Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) atau difabel. Tujuannya adalah agar ABK terhindar dari tindak kriminalitas dan kekerasan.
Acara yang dikresiasi oleh Dispora Kota Surabaya melalui Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (Formi) dan Merah Putih Production ini akan dilangsungkan di BG Junction, 19-21 September mendatang.
Menurut Bambang  Purwantonegoro yang mewakili Dispora Surabaya, para ABK perlu belajar ilmu beladiri untuk membangun kepercayaan diri dan sekaligus melindungi dirinya. Selain memberikan teknik self defence, juga ada berbagai teknik lainnya. “Selain self defense, nanti diajari bagaimana untuk fokus melalui meditasi,” terang Bambang yang juga menjabat sebagai Ketua Umum FORMI Surabaya itu, Minggu (14/9).
Sementara itu Ketua Panitia Penyelenggara, M. Amin menjelaskan, tingginya akan kriminalitas di Surabaya menjadi ancaman bagi masyarakat terutama bagi ABK. Sehingga mereka perlu belajar ilmu beladiri. “Anak ABK harus memahami dan mempelajari bela diri. Paling tidak meminimalisasi tindakan kejahatan yang ditujukan kepada ABK,” katanya.
Penyelenggara menggandeng berbagai master dari cabang olahraga (cabor) bela diri. Seperti Kendo, Satria Nusantara, silat tunggal dulur, tosan aji, prema, taktikal martial art, wing chun dan berbagai bela diri lainnya.
Amin menjelaskan, sasaran dari pelatihan ini meliputi guru dan orang tua ABk tersebut. “Lebih ke teknik bagaimana cara mengatasi kriminalitas di jalanan. Baik ketika bersama orang tuanya maupun gurunya,” katanya. [wwn]

Keterangan Foto : Panitia pelatihan pelatih Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) saat memberikan keterangan kepada wartawan. [wawan triyanto/bhirawa]

Tags: