Cabup Merah Putih Kuasai 28 Kursi DPRD Sidoarjo

Koalisi Merah Putih Pimpin Pansus Tatib Dewan JatimSidoarjo, Bhirawa
Ketidakpastian menghinggapi anggaran Pilkada Sidoarjo tahun depan, sebab dalam RAPBD 2015 sudah dimunculkan sebesar Rp47 miliar. Namun dalam Pilkada tak langsung membuat penyelenggaraan tak membutuhkan anggaran besar lagi, sehingga pengajuan itu harus  dibatalkan.
Ketua KPUD Sidoarjo, Zaenal Abidin, akhir pekan lalu mengatakan, untuk kepentingan Pilkada Sidoarjo yang akan digelar pertengahan t 2015, KPU Sidoarjo sudah merencanakan anggaran sebesar Rp 47 miliar. Dana sebesar itu rencananya akan digunakan Pilkada untuk dua putaran.
Namun, setelah DPR menyetujui UU yang mengatur Pilkada dipilih oleh anggota dewan, maka anggaran itu sudah tak diperlukan lagi. Bahkan peran KPUD di Pilkada melalui voting anggota dewan itu tak dibutuhkan. Tugas KPU akan hilang dengan sendirinya. ”Kami pasrah dengan adanya UU baru terkait Pilkada,” ujarnya.
Zaenal mengatakan UU terkait Pilkada dipilih dewan memang baru saja disahkan oleh DPR. Kendati demikian, pihaknya tetap menjalankan tugas sebagai komisioner KPU. Lain halnya jika nanti ada instruksi dari KPU pusat atau pemerintah membubarkan lembaga ini tentu akan diterima dengan lapang dada. ”Kan masih proses, kedepannya KPU tugasnya seperti apa atau dibubarkan kan kita belum tahu,” tandas Zaenal.
Ditanya terkait anggaran Pilkada Sidoarjo sebesar Rp47 miliar yang diajukan dalam RAPBD 2015, Zaenal mengakui memang sudah mengajukan anggaran. Namun hingga kini belum ada pembahasan lanjutan terkait dana itu.
Apakah nantinya dana itu akan dicoret, tentu saja masih menunggu Juklak dan Juknis Pilkada jika dipilih dewan. Kita tunggu saja, kalau memang dananya sudah tak diperlukan tentu akan dicoret.
Sebelumnya, Sekretaris KPU Sidoarjo Sulaiman mengaku jika sudah mengajukan anggaran untuk Pilkada Sidoarjo Rp47 miliar. Dana sebesar itu rencananya akan digunakan untuk proses Pilkada dua putaran. Pengajuan anggaran itu sudah masuk ke tim anggaran Pemkab Sidoarjo. Jika memang Pilkada masih digelar KPU tentu saja dana itu akan dianggarkan. ”Kalau tak perlu, untuk apalagi dianggarkan,” tegas Sulaiman.
Pilkada Sidoarjo yang diadakan tahun depan menjadi peristiwa besar yang telah membuyarkan peta dominasi Partai Kebangkitan Bangsa. Selama ini PKB sangat pede kalau jagonya yakni Bupati Saiful Ilah masih sangat tangguh. Namun KMP (Koalisi Merah Putih) telah memprorakporandakan impian itu. belum tahu siapakah jago yang dipasang KMP untuk dicalonkan menjadi Bacabup Sidoarjo. Siapapun calon itu yang pasti sangat diperhitungkan karena dari 50 kursi DPRD Sidoarjo, itu 28 kursi dikuasai KMP. [hds]

Tags: