Bupati Madiun Imbau Petani Tertib Pola Tanam

6-foto KAKI dar-bupati n Forpimda BSTKabupaten Madiun, Bhirawa
Bupati Madiun H. Muhtarom, S.Sos mengingatkan agar petani tidak mengalami kerugian dalam bercocok tanam, hendaknya petani mematuhi pola tanam yang sudah ada sejak dulu yaitu Padi – Padi – Poliwijo. Hal ini penting dilakukan selain untuk memutus siklus hama tanaman padi, juga untuk mengembalikan unsur hara tanah.
“Kami tidak melarang petani untuk menanam padi pada musin kemarau seperti saat ini, karena kita ketahui bersama bahwa pada saat musin kemarau bagi petani yang menanam padi pasti membutuh banyak air untuk sawahnya, sedangkan persediaan air sangat terbatas.
Hal ini tentunya akan merepotkan petani sendiri dan menyebabkan biaya produksi padi menjadi lebih tinggi.  Untuk itu  dihimbau agar petani yang menanam padi tidak menyalahkan orang lain atau pemerintah ketika kekurangan air,” tegas bupati Madiun, H. Muhtarom, S.Sos, pada kegiatan Bhakti Sosial Terpadu (BST) Pemkab. Madiun di Desa Putat Kecamatan Geger, Rabu (24/9).
Bupati Madiun H. Muhtarom, mengatakan, kegiatan BST adalah merupakan salah satu upaya Pemkab. Madiun untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan, untuk itu dihimbau agar masyarakat memanfaatkan kesempatan ini untuk mengurus segala keperluan yang dibutuhkan. Tidak hanya pendekatakan pelayanan administrasi, BST juga untuk memberikan motivasi kepada masyarakat untuk mengumpulkan swadaya dan juga bergotong royong dalam melaksanakan pembangunan.
“Banyak hal yang diperoleh dalam BST yakni, kita berswadaya dan bergotong royong, diantaranya adalah kita dapat menghemat biaya, pekerjaan menjadi ringin dan cepat selesai. Sebagaimana kita ketahui bersama, bahwa gotong royong merupakan budaya warisan nenek moyang bangsa Indonesia yang harus kita lestarikan,” kata bupati Muhtarom menghimbau.
Dalam kegiatan BST di antaranya, olahraga bersama masyarakat, sarasehan, blususkan mengunjungi warga sedang sakit/tidak mampu utamanya mereka yang sudah lanjut usia (jompo), kerja bhakti pengaspalan jalan, pelayanan administrasi (KTP, KK, Akte Kelahiran, Ijin Usaha, SKCK, dll), Pasar Murah untuk warga kurang mampu, Pelayanan Pengobatan Masyarakat Gratis, Pelayanan Donor Daerah dan Pelayanan Keluarga Berencana.
Kesempatan sarasehan, Bupati Madiun juga berkenan menyerahkan berbagai bantuan seperti, bantuan untuk tempat ibadah, Bantuan APE untuk TK, Bantuan Bea Siswa untuk siswa SD/MI dan SMP/MTs dan juga ada bantuan sembako untuk warga kurang mampu.
Selain itu Bupati Madiun juga menyetujui berbagai usulan/permintaan masyarakat yang diusulkan seperti,  semen untuk perbaikan tempat ibadah, alat pengeras suara, bantuan untuk Karang Taruna, Alat Musik , bantuan tambahan modal UMKM,  Handspreyer untuk kelompok tani, bibit ikan lele, kambing dan lain-lain. [dar]

Keterangan Foto : Bupati Madiun, H. Muhtarom, S.Sos, bersama Forpimda, SKPD bersama masyarakat melakukan  Bhakti Sosial Terpadu (BST) Pemkab. Madiun di Desa Putat Kecamatan Geger, Rabu (24/9) mengadakan peningkatan sekaligus pengaspalan jalan desa setempat. [sudarno/bhirawa]

Tags: