Bulog Bojonegoro Realisasikan Raskin 53.981 ton

Bulog Sub Divre Bojonegoro  merealisasikan beras miskin (Raskin) sebanyak 53.981 ton kepada 3.703.622 rumah tangga sasaran (RTS) di tiga wilayah Kabupaten

Bulog Sub Divre Bojonegoro merealisasikan beras miskin (Raskin) sebanyak 53.981 ton kepada 3.703.622 rumah tangga sasaran (RTS) di tiga wilayah Kabupaten

Bojonegoro,Bhirawa
Sampai 22 September 2014, Bulog Sub Divre Bojonegoro  merealisasikan beras miskin (Raskin) sebanyak 53.981 ton kepada 3.703.622 rumah tangga sasaran (RTS) di tiga wilayah Kabupaten , yakni Bojonegoro, Tuban dan Lamongan  atau tersalur 98.64 persen dari pagu 55.554 ton, jumlah tersebut alokasi bulan Januari sampai Desember.
Untuk Kabupaten Bojonegoro realisasi  19.314 ton dari pagu 19.528 ton kepada 1.301.894 RTS, Kabupaten Lamongan realisasi 18.104 ton dari pagu 18.547 ton kepada 1.236.480 RTS. Sedangkan Kabupaten Tuban realisasi 16.562 ton dari pagu 17.478 ton kepada 1.165.248 RTS.
“ Dengan demikian, realisasi penyaluran sampai 100 persen, yakni Kabupaten Bojonegoro dan Lamongan.  Sedangkan yang penyalurannya terkecil dibawah 100 persen yakni Kabupaten Tuban mencapai 95.68 persen,” ungkap Kepala Bulog Sub Divre III Bojonegoro, Efdal MS, Selasa (23/9).
Ia menyebut rendahnya realisasi Raskin karena sistem penyalurannya tetap diberlakukan cash and carry. Artinya, jika pembayaran lancar maka penyaluran juga berjalan baik.  “Diharapkan adanya kerjasamanya dengan pihak pemkab dan perangkat desa setempat dalam menyalurkan Raskin ini agar setiap bulan lancar,” katanya.
Sampai pada bulan September ini, beras miskin mb-1 yang belum dikirim sebanyak 3.091 ton, yakni Bojonegoro sejumlah 803.800, Lamongan 932.730 dan Tuban 1.355.070.  “ Jadi jelasnya, daerah yang belum selesai melunasi kalau belum lunasi ya belum dikirim. Dan  selain itu masih nunggu jadwal pengiriman,”ujarnya.
Dengan demikian, Efdal menjelaskan, untuk penyaluran raskin tahun ini hingga bulan Oktober. Kerena tahun ini ada percepatan penyaluran raskin, yakni alokasi Nopember disalurkan bulan Pebruari lalu. Sedangkan alokasi bulan Desember disalurkan pada bulan Maret.
“ Dengan begitu, alokasi bulan Nopember dan Desember sudah disalurkan pada Pebruari dan Maret  lalu. Sedangkan untuk bulan selanjutnya apakah nanti ada raskin 13 kiat belum tahu, kita masih menuggu petunjuk bulog pusat. Pada prinsipnya Bulog siap untuk mendistribuysikan beras miskin,” tuturnya.
Ia menambahkan pagu Raskin tahun ini dengan 10 bulan alokasi (sampai Oktober) dengan akomulasi satu tahun sejumlah 55.554 ton kepada 3.703.622 rumah tangga sasaran (RTS). “ Kita optimis realisasi Raskin tercapai hingga 100 persen sesuai pagu yang diberikan,” imbuh Efdal.
Raskin yang diberikan sebanyak 15 kg per RTS dengan harga Rp1.600 per kg. sementara itu, persediaan beras yang ada gudang Bulog Bojonegoro posisi 22 Sepetember 2014 mencapai 77,017 ton setara beras sehingga stok itu cukup untuk alokasi rutin selama 16 bulan hingga Juli 2015 mendatang.
Efdal mengatakan setiap bulan alokasi sejumlah 4.777 ton untuk kebutuhan rutin seperti alokasi beras miskin (Raskin) untuk tiga wilayah Kabupaten, yakni Bojonegoro,Lamongan dan Tuban. Umumnya beras di gudang Bulog Bojonegoro berasal dari tiga wilayah kerja Bulog setempat. [bas]

Tags: