Antisipasi MEA, Gapopin Tingkatkan Mutu SDM

Ketua Gapopin Jatim, Umar Shirmohammad (kanan) bersama pemilik Optik Nusa, Nursalim saat melihat perlatan optik di Optik Ekspo Jatim di Hotel Bumi Surabaya.

Ketua Gapopin Jatim, Umar Shirmohammad (kanan) bersama pemilik Optik Nusa, Nursalim saat melihat perlatan optik di Optik Ekspo Jatim di Hotel Bumi Surabaya.

Surabaya, Bhirawa
Besarnya jumlah penduduk di Indonesai bakal menjadi incaran bagi negara ASEAN untuk memasarkan produk saat diberlakukannya perdagangan bebas atau Masyarakat Ekonomi ASEAN pada 2015. Sebagai langkah antisipasi Gabungan Pengusaha Optik Indonesia (Gapopin) akan meningkatkan mutu Sumber Daya Manusia (SDM).
Ketua Gapopin Jatim, Umar Shirmohammad, mengaku tidak takut jika harus bersaing dengan pengusaha optik di kawasan ASEAN, karena jumlah pengusaha optik di Jatim maupun Indonesia cukup banyak. Bahkan sebagai besar para pengusaha itu juga sudah membuka usaha di luar negeri.
Hanya saja ia mengakui, saat ini pengusaha optik membutuhkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas dan bisa menggunakan kecanggihan teknologi yang saat ini terus berkembang di bisnis kacamata ini. “Kami tidak takut bersaing dengan penghusaha ASEAN, tapi akan lebih bagus lagi jika kita memiliki SDM yang berkualitas,” kata Umar Shirmohammad saat ditemui di acara Optik Ekspo Jatim 2014 di Hotel Bumi Surabaya, Sabtu (13/9).
Itulah mengapa ia berharap Akademi Refraksi Optisien Surabaya (Aros) yang selama ini mendidik tenaga ahli dibidang pemeriksaan tajam penglihatan, perkacamataan dan lensa kontak untuk meningkatkan mutu pendidikan. “Karena banyak pengusaha optik yang saat ini mengambil tenaga kerja dari lulusan Aros,” katanya.
Pada kesempatan itu ia juga menjelaskan, pameran Optik Ekspo Jatim 2014 diikuti oleh sekitar 350 pengusaha dari Jatim dan beberapa provinsi di Indonesia. “Selain menjalin talisilahturahmi, para pengusaha itu juga akan berbagi informasi seputar bisnis optik,” katanya.
Sementara itu salah satu pengusaha optik, Nursalim juga mengaku sudah siap bersaing di MEA 2015. “Saya rasa itu justru peluang bagi pengusaha Indonesia untuk membuka usaha ke luar negeri,” kata pria yang juga pemilik Optik Nusa itu. [wwn]

Tags: