Timsel Janjikan Sebelum Pileg Komisioner KI Diumumkan

Surabaya, Bhirawa
Tim Seleksi Komisi Informasi(KI) Jatim   berjanji akan mengumumkan hasil seleksi calon komisioner KI  sebelum pelaksanaan Pemilihan Legislatif bulan April mendatang.
“Sebelum Pileg April mendatang, lima komisioner  KI sudah akan diumumkan,” terang ketua Timsel KI jatim, Suko Widodo di sela tes uji kompetensi calon komisioner KI, Selasa(11/3).
Setelah lolos dalam tes tahap dua,  kali ini sebanyak 25 calon peserta Komisi Informasi (KI) Jatim hari ini , Selasa (11/3)  resmi mengikuti tes uji kompetensi dihadapan panelis untuk dipilih menjadi 15 orang yang berlangsung di Hotel Inna Simpang Surabaya.
Tim Seleksi (Timsel) KI Jatim, Suko Widodo ditemui di sela – sela tes seleksi di Hotel Ina Simpang  mengatakan ke 25 peserta Calon Komisi Informasi ini di seleksi langsung oleh tim penguji atau panelis sejumlah tiga orang, masing-masing yakni Mahmud Suhermono dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jatim, Pakar Hukum Emmanuel Sudjatmoko, dan perwakilan masyarakat komunikasi, Djoko Wicahyo.
”Dimana tiap peserta calon KI ini melakukan presentasi di depan tiga penguji ini dengan diberi waktu selama 30 menit ,”ujarnya Sukowidodo, Selasa (11/3).
Menurut Suko, pelaksanaan tes hari ini akan langsung dilakukan terhadap 25 nama tersebut. ”Jadi, tidak bertahap. Langsung selesai pada hari ini juga,” paparnya.
Pengumuman hasil tes itu sendiri akan dilakukan pada 14 Maret mendatang.
“Setelah terpilih 15 nama, tim seleksi menyerahkannya ke Komisi A DPRD Jatim untuk dilakukan tes uji kepatutan dan kelayakan,” kata pakar komunikasi politik asal Universitas Airlangga Surabaya tersebut.
Dari 25 nama yang masuk, terdapat empat incumbent yakni Djoko Tetuko, Imadoeddin, Daan Rachmad Tanod, dan Nurul Amalia. Selain itu, sejumlah nama mantan komisioner KPU Provinsi dan kabupaten/kota juga dinyatakan lolos.
”Tahun ini kami menitikberatkan pada kualitas calon komisioner. Ini bagus karena pendaftar dan nama yang lolos sudah berpengalaman. Namun, nama-nama baru juga tidak kalah dan terbukti kualitasnya,”kata Suko Widodo.
Ia menambahkan pihaknya menargetkan sebelum Pemilihan Umum Legislatif, 9 April 2014, sudah terpilih lima nama komisioner Komisi Informasi yang baru.
Di bagian lain, Ketua Komisi A DPRD Jatim Sabron Djamil Pasaribu mengatakan bahwa memang targetnya sudah selesai sebelum pemilu legislatif.
”Supaya pembahasan dan pemilihan Komisioner KI bisa maksimal,” tuturnya.
Apakah nanti tidak terbentur dengan jadwal anggota Komisi A DPRD Jatim yang bertarung di dapil masing-masing.  Sabron langsung menjawab tidak ada masalah.
”Kendati memang harus mengurus konstituen masing-masing untuk Pileg, tapi kami profesional. Kami masih sangat komit dan peduli dengan tugas-tugas kedewanan,” tandas politisi dari Fraksi Partai Golkar DPRD Jatim tersebut.
Menurutnya, justru setelah pileg tersebut yang kemungkinan malah sulit untuk mengumpulkan anggota dewan. ”Apalagi, saya pikir membuat fit and proper test tidak membutuhkan waktu lama. Antara proses pengujian dan kemudian pembahasan untuk memilih, paling tidak sampai seminggu,” tuturnya.
Sementara itu, salah satu  Incumbent yang kembali mendaftar calon peserta KI, Djoko Tetuko mengatakan  dirinya mendapat giliran nomor dua dalam fit and proper test. Nah, selama 30 menit fit and proper test, dimana tim penguji kompetensi menanyakan sejumlah hal.
Diantaranya tentang bagaimana kompetensinya seperti  langkahnya atau sikap apabila menjadi komsioner KI kedepan. “Alhamdulillah, tadi semua pertanyaan dan jawaban dapat  berjalan dengan lancar,”ujarnya. [cty]

Tags: