KSEI-Permata Bank Kembangkan Pasar Modal

3053Surabaya,Bhirawa
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Co-Branding Fasilitas Acuan Kepemilikan Sekuritas (Akses) dengan PT Bank Permata TBK.
Menurut direktur utama KSEI Heri Sunaryadi yang ditemui di Surabaya Senin (3/3), Kerja Sama KSEI  Permata Bank untuk  membuka perluasan pengembangan infrastruktur pasar modal.
Penandatanan itu sudah dilakukan di Main Hall Galeri Bursa Efek Indonesia oleh Direktur Utama KSEI Heri Sunaryadi dan Direktur Wholesale Banking PermataBank Roy A. Arfandy. Jakarta Jumat (28/2) lalu.
Menyaksikan penanda tangan tersebut adalah kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK)  Nurhaida, Plt. Direktur Utama PermataBank, M. Herwidayatmo, Direksi PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Direksi PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), Direksi dan Komisaris KSEI serta perwakilan asosiasi pasar modal.
Dengan adanya perjanjian ini maka  secara resmi mengawali jalinan kerja sama antara KSEI dan PermataBank untuk proyek pengembangan Fasilitas AKSes yang terintegrasi dengan fasilitas ATM Bank.
Pengembangan ini, nantinya melalui mesin ATM, investor dapat melakukan pengecekan saldo Efek yang tercatat dalam Sub Rekening Efek di KSEI dan saldo dana dalam Rekening Dana Nasabah (RDN). Terobosan ini menjadi salah satu jawaban dari tantangan yang dihadapi KSEI selama 2 (dua) tahun terakhir terkait masih minimnya jumlah investor yang melakukan login ke Fasilitas AKSes.
Luasnya jaringan ATM Bank serta kemudahan penggunaannya diharapkan dapat menjadi alternatif pengunaan aplikasi berbasis website maupun mobile yang relatif belum terlalu umum dikenal masyarakat sehingga masih minim pemanfaatannya. Berdasarkan data KSEI per akhir Desember 2013, jumlah investor yang login secara nasional hanya sekitar 13% dari sekitar 320.000 investor.
Ada beberapa syarat bagi investor yang ingin menggunakan fasilitas tersebut,  Investor cukup menjadi nasabah dan memiliki rekening tabungan di PermataBank agar memperoleh kartu ATM, serta memiliki RDN yang dibukakan di PermataBank oleh Perusahan Efeknya. Penggunaannya pun mudah, tidak perlu mengganti kartu ATM dan tetap menggunakan nomor PIN yang sama.
Investor cukup melakukan registrasi dengan proses sederhana melalui PermataATM. Proses registrasi ini hanya perlu dilakukan satu kali saja untuk mengecek bahwa investor memang terdaftar memiliki RDN di PermataBank. Setelah proses registrasi berhasil dilakukan, selanjutnya investor dapat mengakses informasi data saldo Efek dan dana yang tercatat di KSEI melalui menu ATM. [ma]

Tags: