KPK Gelar Lokakarya Jurnalisme Investigasi bagi Wartawan Surabaya

Surabaya, Bhirawa
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar Lokakarya Antikorupsi Bagi Jurnalis dengan tema ‘Jurnalisme Investigasi’ di Surabaya, Kamis (06/3). Lokakarya ini bertujuan untuk menambah pengetahuan dan informasi bagi para jurnalis dalam bertugas.
Pembicara dalam lokakarya yang di gelar di Hotel Santika Premiere Gubeng ini antara lain, Pimpinan Redaksi Majalah Tempo Arif Zulkifli, Juru Bicara KPK Johan Budi, dan Novel Basweden dari Penyidik KPK, Taufik Rinaldi dari Senior Policy Advisor Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM).
Pimpinan Redaksi Majalah Tempo Arif Zulkifli, yang membahas peliputan investigasi meminta kepada para wartawan untuk selalu merencanakan jika akan lakukan investigasi, dan tidak asal mengutip narasumber dan harus ada reportasenya.
” Yang sudah dikatakan dari narasumber itu memang sebuah berita, tapi itu belum tentu benar. Agar disaat peliputan wartawan semakin nyata harus diimbangi dengan reportase, atau mewawancarai narasumber lebih dari 1 sumber,” kata Arif.
Arif juga mengingatkan kepada para wartawan untuk menghindari opini-opini dan jauh dari fakta. Arif sering menemui di lapangan tidak sedikit para wartawan memasukkan opini-opini pada beritanya,”saya berharap para wartawan menghindari kalimat opini yang jauh dari fakta, dan penentuan judul berita juga jangan sampai ada kalimat opininya,” tambah arif.
Juru Bicara KPK Johan Budi memaparkan, media adalah partner yang sangat strategis dan visi yang sama dengan KPK. Bagaimana KPK mencermati data-data, tugas sebagai seorang jurnalis itu sangat mulia.
“Media disini adalah partner yang sangat strategis, dan tugas jurnalis itu pekerjaan yang sangat mulia, bisa masuk surge tingkat paling atas kalau itu kerjanya benar,” ungkapnya sambil tersenyum.
Johan Budi juga menambahkan sampai tahun 2013 ada sekitar 100 Triliyun lebih yang serahkan ke Negara, dan  sampai sekarang ada laporan 60.000 pengaduan dari masyarakat ke KPK,”sampai 2013 ada sekitar 100 Triliyun lebih yang disetorkan ke Negara, dan laporan ada 60.000 pengaduan dari masyarakat ke KPK, ini keuntungan rakyat adanya KPK,” tambah Johan. [geh]

Tags: