Kawal agar KKB Sukses, Usia Senja Tak Jadi Sandungan untuk Berkarya

5-Pusyan-GatraMelihat Kiprah Pusyan Gatra Jatim
Kota Surabaya, Bhirawa
Banyak orang menilai masa pensiun merupakan akhir dari perjalanan seorang PNS. Sebab seorang PNS yang memasuki pensiun tidak dapat melakukan pekerjaan yang produktif dan menjadi ujung tombak program kegiatan. Tapi itu tidak berlaku pada pensiunan Badan Kependudukan dan Keluarga Berancana Nasional (BKKBN) Jatim.
Stigma buruk yang melekat pada PNS yang memasuki pensiun coba ditepis oleh
pensiunan Badan Kependudukan dan Keluarga Berancana Nasional (BKKBN) Jatim yang berada di Jalan Airlangga Surabaya. Dengan usia yang tidak muda lagi, mereka justru semangat dalam mengawal program-program BKKBN kepada masyarakat luas.
Di gedung seluas 10 x 30 meter sebelah kiri kantor BKKBN Jatim,  sebagian pensiunan BKKBN berkarya untuk menghasilkan sebuah program pelayanan nyata bagi masyarakat. Dengan beranggotakan kurang lebih 10 orang, pensiunan yang tergabung dalam Pusat Pelayanan Keluarga Sejahtera (Pusyan Gatra) berupaya keras dalam mengawal program Kependudukan dan Keluarga Berencana (KKB) agar berhasil di Jatim. Berbagai upaya dilakukan untuk menyukseskan program KKB, yaitu dengan memberikan pelayanan KB (Pemasangan IUD, MOP, Implant, pil, kondom, red) dan konseling remaja dan orangtua.
Banyak masyarakat tertarik untuk datang ke Pusyan Gatra,  hal ini dikarenakan pelayanan KB dan konseling tidak ditarik biaya seperpun. Selain itu semua pelayanan yang diberikan  memuaskan. Tidak ditemukan ada masyarakat yang mengeluhkan pelayanan KB dan konseling di Pusyan Gatra. Jika pun ada, hanya masalah sepele bukan prinsip.
Baiknya pelayanan ini tidak terlepas dari koordinasi dan kekompakkan antara pengelola dengan tenaga pelayanan yang ada di Pusyan Gatra. Banyak aturan dan tata tertib yang harus dipatuhi oleh semua pengelola dan petugas pelayanan yaitu datang lebih awal dan pulang lebih akhir, memberikan senyum kepada semua pasien yang datang serta melakukan izin bagi setiap petugas pelayanan yang tidak hadir bekerja.
”Kita menerapkan aturan ini dan berlaku bagi semua pihak. Tidak terlepas bagi staf dan pegawai Pusyan Gatra, ketua dan koordinator pelayanan juga ikut melaksanakannya,” ujar Ketua Kordinasi Pusyan Gatra Jatim Kustiyah Wardhani.
Dengan aturan yang jelas ini memudahkan Pusyan Gatra untuk berkordinasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Bertambahnya pasien dan program kerja di Pusyan Gatra menuntut seluruh pegawai di Pusyan Gatra harus bekerja optimal. ”Meski pegawai di Pusyan Gatra secara usia lebih tua (pensiunan, red) tapi semangat dan kerjanya seperti orang muda, kuat dan energik,” tutur wanita berjilbab ini.
Menurutnya, dari semangat dan kerja keras dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, Pusyan Gatra Jatim berhasil mengondol juara umum untuk lomba PPKS di tingkat nasional. Gelar juara yang disematkan BKKBN Pusat kepada BKKBN Jatim melalui Pusyan Gatra Jatim membuktikan semakin kuat dan kokohnya kerjasama antara BKKBN Jatim dengan Pusyan Gatra. Selain itu juga menandakan semakin baiknya pelayanan yang diberikan kepada masyarakat di Jatim. [dna]

Tags: