Jelang Pileg, Parpol Deklarasi Damai

Sumenep, Bhirawa
Menjelang pelaksanaan Pemilihan Umum Legislatif (Pileg), partai politik peserta pemilu 2014 dan para caleg deklarasi damai yang difasilitasi oleh Kepolisian Resor (Polres Sumenep).
Dalam deklarasi dama yang mengambil tema “siap dipilih dan siap tidak dipilih itu dihadiri semua pimpinan partai politik peserta pemilu 2014, perwakilan caleg, forpimda, ketua KPU dan ketua Panwaslu Sumenep.
Kapolres Sumenep, AKBP Marjoko mengatakan, deklarasi damai ini diprakarsai Polres untuk saling menjaga kondusifitas pemilu baik oleh parpol, caleg, pelaksana dan pengawas pemilu serta masyarakat umum.
“Kami sengaja mengundang parpol seperta pemilu dan caleg untuk deklarasi damai guna mencegah terjadinya hal yang memicu terjadinya tindakan anarkis baik pra maupun pasca pileg,” kata Kapolres Sumenep, AKBP Marjoko, Rabu (12/03).
Menurut kapolres, pada prinsipnya Polri siap menjaga keamanan pemilu. Namun dengan dukungan dari parpol dan caleg sebagai kontestan pemilu, keamanan akan lebih terjaga.
“Kita bersama-sama menjunjung tinggi kekeluargaan jika misalnya terjadi kesalahan, selesaikan dengan baik tanpa tindakan anarkis,” paparnya sembari mengajak.
Dia meminta, Parpol mendukung tugas aparat jika sampai terjadi tindak kejahatan pemilu terutama dalam melakukan penyelidikan dan penyidikan guna mengungkap kasus yang terjadi, namun pihaknya optimis hal itu tidak akan terjadi, hanya saja antisipasi.
“Kami berharap parpol peserta pemilu mendukung tugas aparat untuk mengungkap kasus jika sampai terjadi tindak kejahatan pemilu,” ungkapnya.
Selain deklarasi damai, setiap polsek akan mengumpulkan semua caleg dimasing-masing kecamatan tersebut untuk memberikan pemahaman terkait apa yang telah menjadi kesepakatan antar parpol dalam deklarasi damai ini.
“Besok (hari ini, red) setiap kapolsek akan mengumpulkan caleg diwilayahnya masing-masing,” jelasnya.
Sementara itu, Bupati Sumenep, A Busro Karim menilai, selama beberapa pemilu, Sumenep dinilai kondusif, meski ada gesekan tapi tidak sampai terjadi tindak pidana dan persoalan bisa diselesaikan dengan sistem kekeluargaan.
“Deklarasi damai ini hanya sekedar mengukuhkan saja, karena di Sumenep ini setiap pemilu kondusi, baik pemilukada maupun pilpres dan pileg, tidak pernah persoalan itu sampai berlarut-larut,” terang Bupati saat memberi sambutan dalam acara deklarasi damai itu.
Bupati berharap, pola pikir warga Sumenep agar lebih sejuk lagi termasuk pimpinan partai politih sehingga terbentuk kebersamaan dan terciptanya kedamaian. Pihaknya juga mengapreiasi tindakan aparat keamanan yang selalu menjaga keamanan.
“Kalau semua warga termasuk pimpinan parpol berpikir baik dan lebih dewasa, pasti pelaksanaan pemilu akan berjalan aman, kondusif dan tidak terjadi gejolak dimasyarakat,” imbuhnya.
Sebab, secara tidak langsung, negara ini dibentuk oleh partai, karena semua kepala pemerintah seperti presiden, Gubernur, wali kota dan bupati diberangkatkan dari partai politik. Untuk itu parpol mempunyai tugas besar dalam menjaga kedamaian saat pemilu.
“Partai peserta pemilu boleh bersaing, tapi persaingan itu jangan sampai menganolir kepentingan publik. Kepentingan kelompok atau pribadi harus dinomor duakan,”pungkasnya. [sul]

Rate this article!
Tags: