Gresik Layak Jadi Kota Pelabuhan

5-ft pangarmatim-eri (1)Gresik, Bhirawa
Pangarmatim Laksamana Muda TNI Agung Pramono SH MHum berkunjung ke Kab Gresik, Senin (3/3) memberikan saran kepada Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto, agar menggarap Kab Gresik sebagai Kota Pelabuhan.
Sebab setelah melihat geografis Gresik serta berkeliling ke sejumlah  daerah sekitar pesisir, Agung menemukan banyak tempat yang cocok dan mendukung sebagai Kota Pelabuhan. ‘’Wilayah Gresik ini sama dan persis seperti Kota Fremantle di Australia Barat,’ katanya .
Jenderal kelahiran Malang 54 tahun yang lalu itu mengaku kunjungannya ke kantor Bupati Gresik ini baru kali pertama yang selama menjadi Panglima Armatim. ‘’Kalau di luar Jawa dulu saya sering berkunjung ke Kantor Bupati dan Gubernur. Tapi saat di Jawa baru Gresik yang pertama. Dan ini mungkin dipenghujung tugas saya di Armatim,’’ tuturnya.
Menurut Armatim, kunjungan ke Gresik ini sebagai arena reuni dengan Bupati Sambari. Sebab bupati merupakan teman lama saat sama-sama di Pramuka di Saka Bahari.
Menurutnya, banyak kenangan bersama orang nomor satu di Pemkab Gresik ini. Bahkan, Agung merasa bangga menjadi pramuka. Kalau tak menjadi Pramuka mungkin tak akan seperti saat ini. Bahkan, diantara temannya, banyak yang menjadi orang penting. Diantaranya, ada yang menjadi TNI, bupati, eksekutif, masinis. ‘’Tapi, ada juga yang menjadi tukang becak,’’ kenangnya.
Tentang sarannya pada bupati untuk menggarap Gresik menjadi Kota Pelabuhan, kerena sebelumnya Agung sudah berkunjung ke sejumlah tempat yang ada di Gresik, khususnya di daerah sekitar pesisir. Bentuk bangunan serta kawasan sekitar Pulopancikan, Bedilan dan Kebungson ini cocok dijadikan haritage area. ‘’Saya juga sudah menyusuri perairan di Sungai Sembayat, Manyarsidomukti dan Karangkering. Andai digarap saya yakin Gresik akan menjadi Kota Pelabuhan yang pertama di Indonesia,’’ Jelasnya.
Sementara, Bupati Gresik Sambari Halim Radianto menangapi serius saran  Pangarmatim itu. Bupati juga menyampaikan terima kasih atas bantuan TNI Angkatan laut yang selama ini telah membantu dalam membersihkan ranjau di lahan yang bakal dibangun pelabuhan International di Desa Banyutami, Kec Manyar itu. [eri]

Rate this article!
Tags: