Fungsikan IPLT Atasi Masalah Sanitasi

31.jpg (1)Batu, Bhirawa
Pemerintah Kota (Pemkot) Batu masih memiliki pekerjaan rumah (PR) mengatasi permasalahan sanitasi yang ada di kota ini. Untuk itu pemkot berencana mengfungsikan kembali Instalasi Pengelolaan Lumpur Tinja (IPLT) yang ada di Desa Giripurno, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Sudah puluhan tahun IPLT yang dibangun Pemkab Malang mangkrak akibat adanya protes dari warga.
Instalasi pengelolaan lumpur tinja ini telah dibangun sejak Kota Batu masih berstatus Kota Administratif (Kotatif). Diharapkan dengan mengfungsikan kembali IPLT, maka permasalahan sanitasi di Kota Batu bisa terselesaikan. Dan sebagai langkah awal, pemkot akan menggandeng IWOs untuk menggelar sosialisasi.
Fokus sosialisasi ini adalah warga di Desa Giripurno dan desa lain yang akan dilewati truk pengangkut limbah. “Kita akan redesign IPLT, agar IPLT ini bisa digunakan lagi, dulu memang banyak masyarakat yang menolak, bersama-sama IWOs akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat,” ujar Wakil Walikota Batu, Punjul Santoso, saat dikonfirmasi Bhirawa, Minggu (2/3).
Menurut Punjul, tidak hanya masyarakat sekitar yang akan diajak mengikuti sosialisasi ini, tapi juga masyarakat yang jalannya akan dilewati oleh truk pengangkut limbah tinja ini. Rencana pemkot untuk mengfungsikan kembali IPLT, mengingat semenjak dibangun oleh Pemkab Malang sama sekali tidak dipergunakan sebagaimana mestinya.
Malah dalam perkembangannya, kolam-kolam yang ada dipergunakan untuk kolam ikan. “Dengan difungsikannya IPLT ini akan mendukung program pemkot dalam pendampingan sanitasi untuk mengurangi kebiasaan masyarakat membuang kotoran di sungai,” tambah Punjul.
Selain mengfungsikan IPLT, pemkot juga akan melaksanakan program penataan MCK dan Sumur. Yaitu, peningkatan kapasitas dewan pengawas PDAM untuk diikutkan diklat, workshop, pembentukan forum komunikasi pelanggan, membuat bisnis plan hingga meningkatkan sdm staf PDAM. [nas]

Rate this article!
Tags: