Caleg Khawatir Timbul Kecurangan

103148_pieter-c--zulkifli-simabuea--demokrat--dan-ahmad-yani--ppp-Kab Malang, Bhirawa
Calon Legislatif (Caleg) DPR RI dari Partai Demokrat, Daerah Pemilih (Dapil) 5 Malang Raya DR Pieter Zulkifli meminta kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Malang untuk selalu mengawasi pendistibusian surat suara pemilih yang sedang berlangsung saat ini. Sebab, apabila tidak diawasi secara ekstra ketat akan dimungkinkan terjadi penyimpangan, serta untuk menghindari kecurangan.
Menurut Pieter, Rabu (5/3), kepada Bhirawa, penyelenggara Pemilihan Umum (Pemilu) harus betul-betul teliti terhadap jumlah surat suara yang didistribusikan ke Panitia Pengawas Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS), Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), dan Petugas Pemuktahiran Data Pemilih (PPDP), dengan memperketat pengawasan dalam pendistribusian surat suara pemilih.
“Hal itu agar jumlah yang dikirim sesuai dengan Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan ditambah dua persen, seperti yang sudah diatur dalam peraturan KPU,” terang Pieter, yang kini juga menjabat sebagai Ketua Komisi III DPR RI tersebut.
Selain itu, dia menegaskan, meski KPU sudah memperketat pendistribusian surat suara pemilih, tentunya juga harus ada kinerja yang teliti terhadap fisik surat suara, agar jangan sampai ada surat suara yang sudah dicoblos. Jika ada surat suara yang sudah dicoblos, maka akan terjadi masalah, karena itu sudah jelas terjadi kecurangan. Sehingga tidak hanya KPU saja lebih meningkatan pengawasan, tapi Pantia Pengawas Pemilu (Panwaslu) juga lebih maksimal dalam mengawasi pendistribusian surat suara.
Di tempat terpisah, Ketua Panwaslu Kabupaten Malang, Wahyudi menerangkan, KPU dalam  pendistribusian surat suara sudah berjalan dengan baik. Sehingga hingga kini Panwaslu dan KPU sudah melakukan kerja sama yang cukup baik. Dengan begitu, menghindari adanya pencoblosan yang ilegal. “Saat ini, dalam pendistribusian surat suara pemilih di tiap-tiap kecamatan tidak ada masalah,” kata dia.
Namun dia mengaku, bahwa untuk pendistribusian surat suara di wilayah Kecamatan Ngantang, yang menjadi daerah berdampak erupsi Gunung Kelud belum dilakukan. Hal itu karena di daerah tersebut kondisinya masih belum normal, karena hingga kini masih dilakukan rehabilitasi, baik rehabiltasi infrastruktur jalan, jembatan, maupun rumah penduduk. Sehingga pendistribusian logistik pemilu ditunda sementara, hingga kondisi wilayah tersebut normal kembali. [cyn]

Rate this article!
Tags: