Banleg DPRD Tuntaskan Pembahasan Empat Raperda

7-SDA-komisicSidoarjo, Bhirawa
Di sisa waktu Pemilu Legislatif yang tinggal 1 bulan ini, Banleg DPRD Sidoarjo ngebut rampungkan pembahasan 4 Raperda baru yang kini sudah tuntas. Hasil pembahasan ini sudah diserahkan ke pimpinan DPRD Sidoarjo, untuk selanjutnya dilimpahkan ke Badan Musyawarah.
Dari 4 Raperda yang digodok Banleg itu, 3 diantaranya merupakan usulan DPRD yakni Raperda tentang Penanggulangan Kemiskinan, Raperda Penataan dan Pemberdayaan PKL serta Raperda tentang Penggabungan dan Penghapusan desa/kelurahan karena bencana. Satu usulan eksekutif yakni Raperda Perubahan Perda nomer 10 tahun 2006 tentang Pengangkatan dan Peberhentian Kepala Desa.
Anggota Banleg, Tarkit Erdianto mengatakan Banleg telah merampungkan tugas yang diberikan yakni membahas 4 Raperda. Tugas Banleg hanya sampai pada pembahasan, selanjutnya menjadi urusan pimpinan dewan untuk meneruskan hasilnya ke Banmus.
“Jangan tanya siapa yang jadi anggota Pansus dan ketua pansusnya karena Banleg tidak mencampuri urusan itu,” tandasnya.
Banleg DPRD Sidoarjo selalu menggenjot kinerjanya dengan menyelesaikan pembahasan Raperda. “Kalau Banleg diberi umpan pembahasan Raperda baru pasti akan diselesaikan. Soal Raperda nanti tidak diselesaikan oleh Pansus, itu bukan domain Banleg,” kilahnya.
Setelah diserahkan ke pimpinan dewan lanjut Tarkit, maka kewenangan untuk pembahasan lanjutan sudah berada di tangan pimpinan. “Termasuk juga kapan dibahas di Badan Musyawarah, juga merupakan kewenangan pimpinan dewan,” ungkapnya.
Ia mengaku memang benar ada beberapa Raperda lama yang belum selesai, termasuk Raperda tentang RDTRK, Fasum/fasos dan sebagainya. Apakah 4 Raperda yang dibahas Banleg akan selesai sebelum masa jabatan DPRD akan berakhir September 2014?
Tarkit mengatakan, tidak tahu. Itu akan tergantung dari berapa banyak incumbent anggota dewa yang terpilih lagi. Memang ada kekuatiran incumbent yang jadi nanti sangat sedikit, anggota yang tidak jadi pasti ogah-ogahan mengikuti rapat-rapat.
“Tetapi saya yakin, kalau kunker teman-teman pasti ikut,” terangnya sambil tertawa lepas.
Harapannya, semua anggota dewan sekarang dapat menyelesaikan tunggakan Raperda yang belum selesai. keyakinannya bisa terealisasi apabila sebagian besar anggota dewan terpilih lagi. Artinya semangat untuk kembali duduk sebagai anggota dewan periode mendatang diharapkan membangkitkan keinginan menyelesaikan Raperda.
Tetapi setidaknya dalam rapat-rapat pengambilan keputusan nanti setidaknya ada unsure fraksi yang hadir. Walaupun pesertanya minim, tetapi unsure fraksinya lengkap, bisa saja keputusan diambil. [hds]

Tags: