Sekwan DPRD Serahkan Bantuan Pengungsi Kelud

DPRD Jatim, Bhirawa
Diilhami rasa kepedulian yang tinggi untuk menolong para pengungsi korban erupsi Gunung Kelud, Sekretariat Dewan (Setwan) DPRD Jatim langsung membuka dompet amal. Menariknya, tidak sampai dua jam, dana bantuan sudah terkumpul Rp11,8 juta. Dana ini pun dibelikan air mineral, biscuit serta mie.
Sekwan DPRD Jatim, Sukardo menegaskan, aksi bantuan amal ini dilakukan secara sukarela dan mendadak. Mengingat bencana erupsi Gunung Kelud terjadi pada Kamis tengah malam (13/2). Seketika itu pula teman-teman Setwan tergerak untuk mengumpulkan dana guna membantu para pengungsi.
”Tak dinyana, tidak sampai dua jam dana yang terkumpul mencapai Rp11,8 juta. Selanjutnya dana tersebut kami belikan sejumlah bahan makanan berupa biskuit, susu, mie dan minuman kemasan,”papar Sukardo, Minggu (16/2).
Alasan dipilihnya beberapa bahan makanan berupa biskuit, susu, mie dan minum kemasan, karena para pengungsi dalam kondisi lapar dan perlu makanan siap saji. Karena dengan kue-kue tersebut serta susu diharapkan dapat sedikit meringankan beban para pengungsi khususnya anak-anak dan ibu-ibu.
Bantuan itu langsung diserahkan Soekardo kepada para pengungsi yang mengaku sangat menunggu bantuan makanan. ”Mereka sangat senang. Maklum waktu itu jumlah bantuan yang mengalir sangat sedikit dibanding dengan jumlah pengungsi yang ada,” paparnya.
Karenanya, pihaknya akan terus mencoba mengumpulkan bantuan dari para karwayan, jika ke depannya masih dibutuhkan. ”Kami tetap berupaya agar beban para pengungsi erupsi Gunung Kelud dapat sedikit dibantu, di antaranya dengan membuka dompet amal,” tegasnya bersemangat. [cty.hel]