Polisi Tangkap Pengecer Togel

Pasuruan, Bhirawa
Tak mengenal bulan, itulah kisah seorang ibu rumah tangga asal Desa Wrati Kecamatan Kejayan Kabupaten Pasuruan. Walaupun bulan suci Ramadan, namun Halimatus Syadiyah (40) tetap nekad menjadi pengecer judi toto gelap (Togel) dengan alasan karena persoalan ekomomi yang melilit keluarganya. Akibat perbuatannya, ia harus mendekam dibalik sel jeruji Mapolres Pasuruan.
Kasubaghumas Polres Pasuruan AKP Suprihatin mengungkapkan tersangka ditangkap di rumahnya setelah petugas mendapat laporan dari warga mengenani adanya praktik judi togel.
”Dari hasil pemeriksaan, tersangka menerima titipan judi togel dari para tetangga kanan kirinya untuk disampaikan kepada pengepul. Terkadang lewat SMS, dan terkadang juga membeli langsung,” kata AKP Suprihatin di kantornya, Senin (15/7) sore.
Menurut Suprihatin, setiap transaksi yang dilakukannya, pelaku mendapatkan jatah 10 persen dari hasil yang diperoleh. Dalam satu kali pengundian, pelaku bisa mendapatkan Rp50-100 ribu.
Selain mengamankan Halimatus Syadiyah, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti sarana dan prasarana judi togel diantaranya kertas rekapan judi togel, satu buah unit HP yang berisi SMS tombokan nomor judi togel, tiga unit ballpoint serta uang tunai sebesar Rp194 ribu.
”Akibat perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal 303 KUHP tentang perjudian,” jelasnya. [hil]

Rate this article!