170 Guru Honorer Resmi Diterima sebagai Tenaga PPPK

Ratusan guru honorer K2 saat mengikuti seleksi menjadi tenaga PPPK di SMKN 1 Panji Situbondo. [sawawi]

Situbondo, Bhirawa
Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (BKPSDM) Situbondo secara resmi mengumumkan hasil seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Jumat (12/4). Pengumuman juga bisa dilihat peserta dengan mengakses melalui website resmi BKPSDM. Dari 296 guru honorer yang masuk katagori K2 yang mengikuti seleksi hanya 206 orang dinyatakan lulus. Sehingga diketahui ada 90 honorer K2 dinyatakan tidak lulus. Dari 206 peserta yang lulus menjadi PPPK terdiri dari 170 guru dan 36 tenaga penyuluh pertanian (TPP).
Kepala BKPSDM Kabupaten Situbondo Akhmad Yulianto melalui Kepala Bidang (Kabid) Pengadaan Informasi dan Kesejahteraan Pegawai BKPSDM Situbondo, Rini Indraswari, mengatakan sebanyak 206 honorer K2 yang dinyatakan lulus merupakan pelamar yang memenuhi nilai ambang batas atau passing grade. Kata Rini Indraswari, pelamar yang lulus itu sesuai pengajuan ke Badan Kepegawaian Nasional (BKN). “Dari 90 pelamar yang tidak diterima menjadi PPPK hasil ujiannya melalui system CAT tidak memenuhi nilai ambang batas,” urai Rini.
Masih kata Rini Indraswari, dirinya meminta kepada guru honorer K2 yang lulus PPPK terus mengupdate informasi di website BKPSDM. Itu karena, urai Rini, informasi pemberkasan akan di umumkan melalui website. Hanya saja, lanjut Rini Indraswari, pihaknya belum bisa memastikan kapan pemberkasan itu akan segera dilakukan. “Pasalnya saat ini kami masih akan berkoordinasi kembali dengan Kabupaten lain di Jawa Timur,” papar Rini.
Menyikapi pengumuman ini sebelumnya Ketua beserta sejumlah anggota Paguyuban Guru Honorer Kabupaten Situbondo mendatangi Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Situbondo. Ketua Paguyuban Guru Honorer Situbondo, Misbahul Munir meminta agar guru honorer K2 yang diterima sebagai PPPK, untuk mengalihkan dana insentif yang diterimanya kepada para honorer katagori non-PNS.
“Sebab masih banyak guru honorer saat ini yang belum menerima insentif dari Pemkab Situbondo. Saya sudah meminta hal tersebut kepada Disdikbud Kabupaten Situbondo,” pungkas Munir. [awi]

Tags: